Rabu, 30 November 2011

Masa Pemurnian

Masa Pemurnian1Co 3:11-15
Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus. Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami,sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah. Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.

Salam kemenangan, 
Hari-hari ini saya diingatkan akan perkataan seorang hamba Tuhan yang berkata tentang 111111. Dia berkata saat 111111 untuk setiap anak-anak Tuhan yang menangkap dan meresponi apa yang Tuhan mau dalam diri mereka akan Tuhan berikan roket sehingga mereka dapat terbang jauh lebih tinggi dan jauh lebih cepat. juga disaat yang sama akan terjadi lawatan api atas bangsa ini dan akan terus sampai ke bangsa-bangsa. 
setelah saya  merenungkan kata-kata tersebut saya berfikir saat sebuah pesawat akan di perlengkapi dengan roket pendorong tentu pesawat tersebut akan didesain secara khusus sehingga pesawat tersebut dapat bertahan dari kekuatan roket yang begitu luar biasa. kita dapat bayangkan kalau pesawat tersebut tidak di desain secara khusus mungkin pesawat tersebut malah akan hancur karena kekuatan roket tersebut, dari hal tersebut saya bertanya kepada Tuhan, Tuhan berati di tahun ini akan banyak sekali anak-anakMu yang akan berjatuhan terutama untuk setiap mereka yang tidak pernah melekat dan membangun imannya di dasar yang benar. Tuhan hanya mengingatkan saya akan 1 Korintus 3.11-15 yang mengatakan setiap pekerjaan kita itu akan di uji dengan api untuk lebih lagi memurnikan setiap kita. 

Hari minggu yang lalu saya sepat shere ke beberapa teman dan sebagian dari mereka berkata setelah 111111 kemaren banyak hal yang sepertinya terus menerus menguji iman mereka, bahkan sampai ada yang berkata kepada saya kalau ia mulai lelah mengikuti kegerakan Tuhan, yang lain berkata ia mulai meragukan semua yang Tuhan janjikan untuk hidupnya. saya sendiripun sebenarnya meraasakan hal yang tak jauh berbeda setelah 111111 kemaren banyak hal yang terus menerus menguji kadar iman saya pada Tuhan. tetapi hari-hari ini saya  sangat mengucap syukar pada Tuhan karena Ia memberikan pada saya pewahyuan ini sehingga melalui hal ini saya menjadi labih kuat dalam menghadapi setiap ujian dan saya pun malah dapat menguatkan teman-teman saya sehingga mereka tetap berharap pada Yesus.

Saya berdoa supaya setiap kita tetap kuat dalam setiap ujian yang kita hadapi, jangan pernah minta ujian itu dihilangkan tetapi mintalah kekuatan dan kemampuat untuk melalui setiap ujian demi ujian sehinga kita akan melihhat kemulian demi kemulian. ingat dalam keadaan seberat apa pun jangan berhenti berharap dan jangan pernah tinggalkan Dia tetap andalkan DIA. AMIN.

Tuhan Yesus Memberkati.

Senin, 28 November 2011

Gereja Yang Tertidur

Mat 16:18-19
  Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga." 


Salam kemenagan,
 Hari-hari ini banyak sekali anak-anak Tuhan lupa akan panggilan besar dalam hidup setiap mereka, mereka terlalu nyaman dengan segala hal yang dunia tawarkan, yang tanpa mereka pernah sadari hal itu membuat roh mereka tertidur. kali ini saya ingin berbagi sedikit tentang firman yang Tuhan bukakan hari ini karena dari firman tersebut juga yang menbuat saya makin sadar akan tujuan setiap kita anak-anak Tuhan ada di dunia ini.

 Tuhan menciptakan kita bukan semata-mata untuk sekedar memenuhi dunia agar seru. setiap kita memiliki tugas masing-masing di dalam dunia ini. sekarang kita akan coba lihat Tuhan Yesus berkata dalam matius 16 bahwa "di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku {Ecclesia} dan alam maut tidak akan menguasainya"  kata jemaat dalam ayat ini dalam bahasa asliny di gunakan kata ecclesia. Ecclesia berarti gereja dan di sinilah pertama kali muncul kata gereja. kata Ecclesia memiliki arti orang yang dipanggil keluar dari dalam kegelapan untuk masuk dalam terangNya yang  ajaib, dalam arti lain juga kata ecclesia sendiri sebenarnya ialah istilah dalam kemiliteran yang digukan untuk warga sipil yang di panggil untuk berperang dan menjadi seorang tentara. dari asal kata ini saja kita dapat melihat bahwa gereja yang Tuhan maksudkan bukanlah sebuah gedung gereja melainkan tubuh dan hidup setiap kita ialah gereja. selain itu juga kita adalah orang-orang yang telah di panggil keluar dari dalam kegelapan untuk masuk dalam terang Tuhan yang ajaib dan mulai menjadi seorang tentara-tentara kerjaan surga. selain itu ayat tersebut juga berkata bahwa alam maut tidak akan menguasainya. dalam terjemahan bahasa inggris kata alam maut di gunakan kata "gate of hades" yang artinya gerbang neraka. dengan kata lain setiap kita sebenarnya tidak akan terjamah oleh kuasa kegelapan. tetapi fakta yang kita lihat hari-hari ini justru terbalik banyak sekali anak-anak Tuhan yang takut dengan setan dan mereka tidak pernah menyadari ada kuasa yang lebih besar dalam diri setiap mereka. sebenarnya saat kita mengerti benar kuasa yang ada dalam diri setiap kita, kita akan menjadi suatu generasi, suatu gereja yang tidak terhentikan.

yang Tuhan berikan bukan hanya itu kalu kita baca ayat berikutnya kita akan makin tercengang dan kagum akan Tuhan betapa Dia ingin setiap kita berkuasa atas Dunia. ayat berikutnya berkata  "Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga" kunci itu berbicara tentang hak dan otoritas penuh. saat setiap kita di berikan kunci sebuah rumah oleh sang pemilik rumah berarti kita memiliki akses langsung untuk dapat masuk dan mengambil apa yang kita butuhkan di rumah tersebut. dalam alkitab bahasa indonesia mungkin hanya di tulis kunci tapi dalam terjemahan bahasa inggris di katakan "keys" yang berarti lebih dari satu kunci. disini saya berani berkata bahwa Tuhan sebenarnya telah memberikan seluruh isi surga kedalam tangan setiap kita.... tidak kah itu sangat luar biasa setiap kita anak-anak Tuhan memiliki akses penuh atas kerajaan surga, saya pernah sekali waktu di bawa Tuhan melihat surga dan di situ saya melihhat ada banyak gudang tersedia di surga dan di dalamnya terdapat segala hal yang kita butuhkan di dunia saya masuk ke salah satu gudang yang isinya penuh dengan senjata dari yang tradisional sampai senjata-senjata yang sangat canggih yang belum pernah saya lihat di dunia ini. seringkali kita sebagai anak-anak Tuhan tidak pernah menyadari apa yang mereka miliki, dan apa yang sudah Tuhan berikan untuk setiap mereka.

siapa pun kalian ayo ini waktunya kalian sadar kalian punya kuasa dan hak penuh atas kerajaan surga gunakan itu semua setiap apa yang Tuhan berikan untuk kita menaklukan dunia ini, sudah waktunya dunia ini kembali ketangan Tuhan, bangkitlah tentara-tentara Tuhan.

Sabtu, 05 November 2011

Tes kesetian

Saya merupakan laki-laki yang sangat
bahagia. Pacar saya cantik dan kami telah berpacaran selama lebih dari setahun, jadi kami memutuskan untuk menikah. Hanya ada satu hal kecil mengganggu saya, yaitu adiknya yang lebih muda dan lebih cantik. Calon adik ipar saya itu berusia dua puluh dua, sering mengenakan rok mini yang sangat ketat dan selalu tanpa bra. Dia secara teratur dan sering membungkuk ketika di depan saya, dan saya selalu mendapatkan pemandangan yang menyenangkan dari bagian-bagian pribadinya. Sepertinya disengaja, sebab dia tidak pernah melakukan itu ketika dia berada di dekat orang lain.

Suatu hari saya berkunjung ke rumah pacar saya. Saat itu yang berada di rumah hanya calon adik ipar saya, dan kami pun berbincang-bincang hanya berdua saja di rumah. Adik ipar saya seketika membisikkan kepada saya bahwa ia memiliki perasaan dan keinginan yang tidak bisa diatasinya. Dia mengatakan kepada saya bahwa ia ingin bercinta dengan saya* sekali saja sebelum saya menikah dengan kakaknya. Yah, saya benar-benar kaget, dan tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun. Dia berkata, 'Aku akan ke atas ke kamarku, dan jika kamu mau ikutilah aku'.

Aku tertegun dan terpaku saat melihat dia pergi menaiki tangga. Ketika sampai di puncak tangga ia melepas celana dalamnya dan melemparkannya ke arahku. Aku berdiri di sana sejenak, krn dah ngga tahan,lalu aku berbalik dan langsung berlari menuju ke pintu depan. Saya membuka pintu depan, dan langsung lari menuju ke mobil saya.

Tapi suatu kejutan terjadi, seluruh keluarga pacar saya termasuk pacar saya telah berdiri di luar, dan semua bertepuk tangan! Dengan tersenyum haru calon bapak mertua saya memeluk dan berkata, 'Kami sangat senang bahwa kamu telah lulus ujian kecil kami, kamu ternyata laki-laki yang baik dan tidak mudah tergoda oleh bujuk rayu wanita.'

Pertapa Muda dan Kepiting...

Suatu ketika di sore hari yang terasa teduh, tampak seorang pertapa muda
sedang bermeditasi di bawah pohon, tidak jauh dari tepi sungai.
Saat sedang berkonsentrasi memusatkan pikiran, tiba-tiba perhatian
pertapa itu terpecah kala mendengarkan gemericik air yang terdengar tidak
beraturan.

Perlahan-lahan, ia kemudian membuka matanya.
Pertapa itu segera melihat ke arah tepi sungai di mana sumber suara tadi
berasal.
Ternyata, di sana tampak seekor kepiting yang sedang berusaha keras
mengerahkan seluruh kemampuannya untuk meraih tepian sungai sehingga>
tidak hanyut oleh arus sungai yang deras.

Melihat hal itu, sang pertapa merasa kasihan.
Karena itu, ia segera mengulurkan tangannya ke arah kepiting untuk
membantunya.
Melihat tangan terjulur, dengan sigap kepiting menjepit jari si pertapa
muda.
Meskipun jarinya terluka karena jepitan capit kepiting, tetapi hati
pertapa itu puas karena bisa menyelamatkan si kepiting.

Kemudian, dia pun melanjutkan kembali pertapaannya.
Belum lama bersila dan mulai memejamkan mata, terdengar lagi bunyi suara
yang sama dari arah tepi sungai.
Ternyata kepiting tadi mengalami kejadian yang sama.
Maka, si pertapa muda kembali mengulurkan tangannya dan membiarkan
jarinya dicapit oleh kepiting demi membantunya.

Selesai membantu untuk kali kedua, ternyata kepiting terseret arus lagi.

Maka, pertapa itu menolongnya kembali sehingga jari tangannya makin
membengkak karena jepitan capit kepiting.

Melihat kejadian itu, ada seorang tua yang kemudian datang menghampiri
dan menegur si pertapa muda, "Anak muda, perbuatanmu menolong adalah
cerminan hatimu yang baik.
Tetapi, mengapa demi menolong seekor kepiting engkau membiarkan capit
kepiting melukaimu hingga sobek seperti itu?"

"Paman, seekor kepiting memang menggunakan capitnya untuk memegang benda.
Dan saya sedang melatih mengembangkan rasa belas kasih.
Maka, saya tidak mempermasalahkan jari tangan ini terluka asalkan bisa
menolong nyawa makhluk lain, walaupun itu hanya seekor kepiting," jawab
si pertapa muda dengan kepuasan hati karena telah melatih sikap belas
kasihnya dengan baik.

Mendengar jawaban si pertapa muda, kemudian orang tua itu memungut sebuah
ranting.
Ia lantas mengulurkan ranting ke arah kepiting yang terlihat kembali
melawan arus sungai.
Segera, si kepiting menangkap ranting itu dengan capitnya.
"Lihat Anak Muda. Melatih mengembangkan sikap belas kasih memang baik,
tetapi harus pula disertai dengan kebijaksanaan.
Bila tujuan kita baik, yakni untuk menolong makhluk lain, bukankah tidak
harus dengan cara mengorbankan diri sendiri. Ranting pun bisa kita
manfaatkan, betul kan ?"

Seketika itu, si pemuda tersadar.
"Terima kasih, Paman. Hari ini saya belajar sesuatu.
*Mengembangkan cinta kasih harus disertai dengan kebijaksanaan. **
*Di kemudian hari, saya akan selalu ingat kebijaksanaan yang Paman
ajarkan."

Teman teman,
Mempunyai sifat belas kasih, mau memerhatikan dan menolong orang lain
adalah perbuatan mulia, entah perhatian itu kita berikan kepada anak kita,
orangtua, sanak saudara, teman, atau kepada siapa pun.

Tetapi, kalau cara kita salah, sering kali perhatian atau bantuan yang
kita berikan bukannya memecahkan masalah, namun justru menjadi bumerang.

Kita yang tadinya tidak tahu apa-apa dan hanya sekadar berniat membantu,
malah harus menanggung beban dan kerugian yang tidak perlu.

Karena itu, adanya niat dan tindakan berbuat baik, seharusnya diberikan
dengan cara yang tepat dan bijak.

Dengan begitu, bantuan itu nantinya tidak hanya akan berdampak positif
bagi yang dibantu, tetapi sekaligus membahagiakan dan membawa kebaikan
pula bagi kita yang membantu.

Salam sukses luar biasa!!!