Rabu, 30 November 2011

Masa Pemurnian

Masa Pemurnian1Co 3:11-15
Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus. Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami,sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu. Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah. Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.

Salam kemenangan, 
Hari-hari ini saya diingatkan akan perkataan seorang hamba Tuhan yang berkata tentang 111111. Dia berkata saat 111111 untuk setiap anak-anak Tuhan yang menangkap dan meresponi apa yang Tuhan mau dalam diri mereka akan Tuhan berikan roket sehingga mereka dapat terbang jauh lebih tinggi dan jauh lebih cepat. juga disaat yang sama akan terjadi lawatan api atas bangsa ini dan akan terus sampai ke bangsa-bangsa. 
setelah saya  merenungkan kata-kata tersebut saya berfikir saat sebuah pesawat akan di perlengkapi dengan roket pendorong tentu pesawat tersebut akan didesain secara khusus sehingga pesawat tersebut dapat bertahan dari kekuatan roket yang begitu luar biasa. kita dapat bayangkan kalau pesawat tersebut tidak di desain secara khusus mungkin pesawat tersebut malah akan hancur karena kekuatan roket tersebut, dari hal tersebut saya bertanya kepada Tuhan, Tuhan berati di tahun ini akan banyak sekali anak-anakMu yang akan berjatuhan terutama untuk setiap mereka yang tidak pernah melekat dan membangun imannya di dasar yang benar. Tuhan hanya mengingatkan saya akan 1 Korintus 3.11-15 yang mengatakan setiap pekerjaan kita itu akan di uji dengan api untuk lebih lagi memurnikan setiap kita. 

Hari minggu yang lalu saya sepat shere ke beberapa teman dan sebagian dari mereka berkata setelah 111111 kemaren banyak hal yang sepertinya terus menerus menguji iman mereka, bahkan sampai ada yang berkata kepada saya kalau ia mulai lelah mengikuti kegerakan Tuhan, yang lain berkata ia mulai meragukan semua yang Tuhan janjikan untuk hidupnya. saya sendiripun sebenarnya meraasakan hal yang tak jauh berbeda setelah 111111 kemaren banyak hal yang terus menerus menguji kadar iman saya pada Tuhan. tetapi hari-hari ini saya  sangat mengucap syukar pada Tuhan karena Ia memberikan pada saya pewahyuan ini sehingga melalui hal ini saya menjadi labih kuat dalam menghadapi setiap ujian dan saya pun malah dapat menguatkan teman-teman saya sehingga mereka tetap berharap pada Yesus.

Saya berdoa supaya setiap kita tetap kuat dalam setiap ujian yang kita hadapi, jangan pernah minta ujian itu dihilangkan tetapi mintalah kekuatan dan kemampuat untuk melalui setiap ujian demi ujian sehinga kita akan melihhat kemulian demi kemulian. ingat dalam keadaan seberat apa pun jangan berhenti berharap dan jangan pernah tinggalkan Dia tetap andalkan DIA. AMIN.

Tuhan Yesus Memberkati.

Senin, 28 November 2011

Gereja Yang Tertidur

Mat 16:18-19
  Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga." 


Salam kemenagan,
 Hari-hari ini banyak sekali anak-anak Tuhan lupa akan panggilan besar dalam hidup setiap mereka, mereka terlalu nyaman dengan segala hal yang dunia tawarkan, yang tanpa mereka pernah sadari hal itu membuat roh mereka tertidur. kali ini saya ingin berbagi sedikit tentang firman yang Tuhan bukakan hari ini karena dari firman tersebut juga yang menbuat saya makin sadar akan tujuan setiap kita anak-anak Tuhan ada di dunia ini.

 Tuhan menciptakan kita bukan semata-mata untuk sekedar memenuhi dunia agar seru. setiap kita memiliki tugas masing-masing di dalam dunia ini. sekarang kita akan coba lihat Tuhan Yesus berkata dalam matius 16 bahwa "di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku {Ecclesia} dan alam maut tidak akan menguasainya"  kata jemaat dalam ayat ini dalam bahasa asliny di gunakan kata ecclesia. Ecclesia berarti gereja dan di sinilah pertama kali muncul kata gereja. kata Ecclesia memiliki arti orang yang dipanggil keluar dari dalam kegelapan untuk masuk dalam terangNya yang  ajaib, dalam arti lain juga kata ecclesia sendiri sebenarnya ialah istilah dalam kemiliteran yang digukan untuk warga sipil yang di panggil untuk berperang dan menjadi seorang tentara. dari asal kata ini saja kita dapat melihat bahwa gereja yang Tuhan maksudkan bukanlah sebuah gedung gereja melainkan tubuh dan hidup setiap kita ialah gereja. selain itu juga kita adalah orang-orang yang telah di panggil keluar dari dalam kegelapan untuk masuk dalam terang Tuhan yang ajaib dan mulai menjadi seorang tentara-tentara kerjaan surga. selain itu ayat tersebut juga berkata bahwa alam maut tidak akan menguasainya. dalam terjemahan bahasa inggris kata alam maut di gunakan kata "gate of hades" yang artinya gerbang neraka. dengan kata lain setiap kita sebenarnya tidak akan terjamah oleh kuasa kegelapan. tetapi fakta yang kita lihat hari-hari ini justru terbalik banyak sekali anak-anak Tuhan yang takut dengan setan dan mereka tidak pernah menyadari ada kuasa yang lebih besar dalam diri setiap mereka. sebenarnya saat kita mengerti benar kuasa yang ada dalam diri setiap kita, kita akan menjadi suatu generasi, suatu gereja yang tidak terhentikan.

yang Tuhan berikan bukan hanya itu kalu kita baca ayat berikutnya kita akan makin tercengang dan kagum akan Tuhan betapa Dia ingin setiap kita berkuasa atas Dunia. ayat berikutnya berkata  "Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga" kunci itu berbicara tentang hak dan otoritas penuh. saat setiap kita di berikan kunci sebuah rumah oleh sang pemilik rumah berarti kita memiliki akses langsung untuk dapat masuk dan mengambil apa yang kita butuhkan di rumah tersebut. dalam alkitab bahasa indonesia mungkin hanya di tulis kunci tapi dalam terjemahan bahasa inggris di katakan "keys" yang berarti lebih dari satu kunci. disini saya berani berkata bahwa Tuhan sebenarnya telah memberikan seluruh isi surga kedalam tangan setiap kita.... tidak kah itu sangat luar biasa setiap kita anak-anak Tuhan memiliki akses penuh atas kerajaan surga, saya pernah sekali waktu di bawa Tuhan melihat surga dan di situ saya melihhat ada banyak gudang tersedia di surga dan di dalamnya terdapat segala hal yang kita butuhkan di dunia saya masuk ke salah satu gudang yang isinya penuh dengan senjata dari yang tradisional sampai senjata-senjata yang sangat canggih yang belum pernah saya lihat di dunia ini. seringkali kita sebagai anak-anak Tuhan tidak pernah menyadari apa yang mereka miliki, dan apa yang sudah Tuhan berikan untuk setiap mereka.

siapa pun kalian ayo ini waktunya kalian sadar kalian punya kuasa dan hak penuh atas kerajaan surga gunakan itu semua setiap apa yang Tuhan berikan untuk kita menaklukan dunia ini, sudah waktunya dunia ini kembali ketangan Tuhan, bangkitlah tentara-tentara Tuhan.

Sabtu, 05 November 2011

Tes kesetian

Saya merupakan laki-laki yang sangat
bahagia. Pacar saya cantik dan kami telah berpacaran selama lebih dari setahun, jadi kami memutuskan untuk menikah. Hanya ada satu hal kecil mengganggu saya, yaitu adiknya yang lebih muda dan lebih cantik. Calon adik ipar saya itu berusia dua puluh dua, sering mengenakan rok mini yang sangat ketat dan selalu tanpa bra. Dia secara teratur dan sering membungkuk ketika di depan saya, dan saya selalu mendapatkan pemandangan yang menyenangkan dari bagian-bagian pribadinya. Sepertinya disengaja, sebab dia tidak pernah melakukan itu ketika dia berada di dekat orang lain.

Suatu hari saya berkunjung ke rumah pacar saya. Saat itu yang berada di rumah hanya calon adik ipar saya, dan kami pun berbincang-bincang hanya berdua saja di rumah. Adik ipar saya seketika membisikkan kepada saya bahwa ia memiliki perasaan dan keinginan yang tidak bisa diatasinya. Dia mengatakan kepada saya bahwa ia ingin bercinta dengan saya* sekali saja sebelum saya menikah dengan kakaknya. Yah, saya benar-benar kaget, dan tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun. Dia berkata, 'Aku akan ke atas ke kamarku, dan jika kamu mau ikutilah aku'.

Aku tertegun dan terpaku saat melihat dia pergi menaiki tangga. Ketika sampai di puncak tangga ia melepas celana dalamnya dan melemparkannya ke arahku. Aku berdiri di sana sejenak, krn dah ngga tahan,lalu aku berbalik dan langsung berlari menuju ke pintu depan. Saya membuka pintu depan, dan langsung lari menuju ke mobil saya.

Tapi suatu kejutan terjadi, seluruh keluarga pacar saya termasuk pacar saya telah berdiri di luar, dan semua bertepuk tangan! Dengan tersenyum haru calon bapak mertua saya memeluk dan berkata, 'Kami sangat senang bahwa kamu telah lulus ujian kecil kami, kamu ternyata laki-laki yang baik dan tidak mudah tergoda oleh bujuk rayu wanita.'

Pertapa Muda dan Kepiting...

Suatu ketika di sore hari yang terasa teduh, tampak seorang pertapa muda
sedang bermeditasi di bawah pohon, tidak jauh dari tepi sungai.
Saat sedang berkonsentrasi memusatkan pikiran, tiba-tiba perhatian
pertapa itu terpecah kala mendengarkan gemericik air yang terdengar tidak
beraturan.

Perlahan-lahan, ia kemudian membuka matanya.
Pertapa itu segera melihat ke arah tepi sungai di mana sumber suara tadi
berasal.
Ternyata, di sana tampak seekor kepiting yang sedang berusaha keras
mengerahkan seluruh kemampuannya untuk meraih tepian sungai sehingga>
tidak hanyut oleh arus sungai yang deras.

Melihat hal itu, sang pertapa merasa kasihan.
Karena itu, ia segera mengulurkan tangannya ke arah kepiting untuk
membantunya.
Melihat tangan terjulur, dengan sigap kepiting menjepit jari si pertapa
muda.
Meskipun jarinya terluka karena jepitan capit kepiting, tetapi hati
pertapa itu puas karena bisa menyelamatkan si kepiting.

Kemudian, dia pun melanjutkan kembali pertapaannya.
Belum lama bersila dan mulai memejamkan mata, terdengar lagi bunyi suara
yang sama dari arah tepi sungai.
Ternyata kepiting tadi mengalami kejadian yang sama.
Maka, si pertapa muda kembali mengulurkan tangannya dan membiarkan
jarinya dicapit oleh kepiting demi membantunya.

Selesai membantu untuk kali kedua, ternyata kepiting terseret arus lagi.

Maka, pertapa itu menolongnya kembali sehingga jari tangannya makin
membengkak karena jepitan capit kepiting.

Melihat kejadian itu, ada seorang tua yang kemudian datang menghampiri
dan menegur si pertapa muda, "Anak muda, perbuatanmu menolong adalah
cerminan hatimu yang baik.
Tetapi, mengapa demi menolong seekor kepiting engkau membiarkan capit
kepiting melukaimu hingga sobek seperti itu?"

"Paman, seekor kepiting memang menggunakan capitnya untuk memegang benda.
Dan saya sedang melatih mengembangkan rasa belas kasih.
Maka, saya tidak mempermasalahkan jari tangan ini terluka asalkan bisa
menolong nyawa makhluk lain, walaupun itu hanya seekor kepiting," jawab
si pertapa muda dengan kepuasan hati karena telah melatih sikap belas
kasihnya dengan baik.

Mendengar jawaban si pertapa muda, kemudian orang tua itu memungut sebuah
ranting.
Ia lantas mengulurkan ranting ke arah kepiting yang terlihat kembali
melawan arus sungai.
Segera, si kepiting menangkap ranting itu dengan capitnya.
"Lihat Anak Muda. Melatih mengembangkan sikap belas kasih memang baik,
tetapi harus pula disertai dengan kebijaksanaan.
Bila tujuan kita baik, yakni untuk menolong makhluk lain, bukankah tidak
harus dengan cara mengorbankan diri sendiri. Ranting pun bisa kita
manfaatkan, betul kan ?"

Seketika itu, si pemuda tersadar.
"Terima kasih, Paman. Hari ini saya belajar sesuatu.
*Mengembangkan cinta kasih harus disertai dengan kebijaksanaan. **
*Di kemudian hari, saya akan selalu ingat kebijaksanaan yang Paman
ajarkan."

Teman teman,
Mempunyai sifat belas kasih, mau memerhatikan dan menolong orang lain
adalah perbuatan mulia, entah perhatian itu kita berikan kepada anak kita,
orangtua, sanak saudara, teman, atau kepada siapa pun.

Tetapi, kalau cara kita salah, sering kali perhatian atau bantuan yang
kita berikan bukannya memecahkan masalah, namun justru menjadi bumerang.

Kita yang tadinya tidak tahu apa-apa dan hanya sekadar berniat membantu,
malah harus menanggung beban dan kerugian yang tidak perlu.

Karena itu, adanya niat dan tindakan berbuat baik, seharusnya diberikan
dengan cara yang tepat dan bijak.

Dengan begitu, bantuan itu nantinya tidak hanya akan berdampak positif
bagi yang dibantu, tetapi sekaligus membahagiakan dan membawa kebaikan
pula bagi kita yang membantu.

Salam sukses luar biasa!!!

Minggu, 02 Oktober 2011

Surga dan Anti-krist

Hari itu dalam sebuah acara reat-reat gereja dan di dalam salah satu session  tiba-tiba Tuhan membawa saya untuk jalan-jalan di padang rumput yang begitu indah di surga. Yang saya liat itu-benar  benar padang rumput yang luar biasa indahnya dan saya tidak pernah melihat padang rumput yang begitu indah, setiap rumput yang terinjak oleh saya it semuanya dapat kembali seperti semula dan seperti tidak pernah terinjak. Di padang itu saya terus berjalan berdua bersama Tuhan dan tanpa saya sadari saya sampai di sebuah sungai yang ada dipadang itu. Sungai itu pun begitu luar biasa air dari sungai it tampak seperti taburan Kristal permata yang begitu indah. Awalny saya berfikir itu sungai permata tetapi saat saya menyentuh itu tetap air dan airnya begitu sejuk. Saya kembali berjalan bersama Tuhan kita berjalan di tepian sungai itu, sampai akhirny saya di tunjukan sebuah air terjun yang besar dan airnya pun tetap seperti taburan Kristal permata. Di situ saya benar senang dan saya pun langsung bermain-main di air terjun itu, tetapi tiba-tiba Tuhan kembali mengajak saya untuk pergi dan Tuhan membawa saya pada sebuah rumah kecil yang ada di padang itu sebuah rumah yang tampak dari kayu dan sangat sederhana, saat saya mendekati rumah itu pintu rumah itu pun terbuka dengan sendirinya dan yang membuat saya terkejut saya melihat di dalam rumah itu di penuhi denga berbagai macam senjata dari yang senjata-senjata yang sederhana sampai yang tercanggih semua ada di rumah itu. Dan saya langsung menangkap denggan roh saya kl itu adalah gudang senjata yang sudah Tuhan berikan kepada saya. Karena saya tahu persis setiap kita sudah Tuhan perlengkapi dengan seluruh senjata untuk kita dapat tetap berdiri kokoh dan mengakhiri dengan kuat setiap pertarungan kita denga si ular tua dan annak buahnya.

Malam harinya Tuhan kembali menujukan hal yang luar biasa kembali tetapi merupakan kebalikan dari yang Tuhan tunjukan di awal. Tuhan menunjukan kepada saya masa-masa awal pemerintahan anti-krist jujur saat Tuhhan tunjukan itu kepada saya, itu membuat saya cukup ketakutan, karena di situ saya melihat banyak sekali anak-anak Tuhan yang di tangkap dan dipaksa untuk menggunakan sebuah tanda seperti logo sebuah perusahaan tepat di tangan atau dahinya seperti yang firman Tuhan katakan dalam kitab wahyu. Disitu saya benar-benar melihat masa kesukaran yang begitu luar biasa tidak ada satu orang pun yang dapat bertransaksi apa pun kalau ia tidak memiliki tanda tersebut. Beberapa anak-tuhan yang tidak mengenakan tanda itu mulai ditangkap dan diburu mereka yang tertangkap di paksa untuk mengenakan tanda tersebut dan yang tetap tidak mau menggenakan tanda tersebut mulai di masukan ke dalam penjara-penjara dan disiksa terus menerus sampai mereka mau mengenakan tanda tersebut. Saya tidak dapat menceritakan penyiksaan tersebut karena itu benar-benar mengerikan dan tidak manusiawi. Dalam tanda tersebut juga bukan sembarangan tanda karena tanda itulah yang di gunakan untuk melakukan transaksi apapun dalam hidup kita bukan hanya itu di dalam tanda itu seperti terdapat sebuah kamera jadi setiap apapun yang kita lakukan terpantau semuanya. 

Kita semua pasti mengerti ini adalah akhir dari akhir jaman.... karena hari-hari ini banyak sekali anak-anak Tuhan yang Tuhan beri mimpi dan penglihatan tentang akhir jaman dan masa anti-krist. So mari kita lebih sungguh-sungguh lagi dalam pengikutan kita akan Tuhan. kerja lebih keras untukNYA sampai seluruh Indonesia  bahkan dunia menerima DIA sebagai Tuhan dan Juruslamat dalam hidup mereka, sehingga kita dapat mengurangi orang-orang yang akan mengalami masa anti-krist.

Jumat, 08 Juli 2011

The Calling

Setiap orang memiliki panggilan yang berbeda dalam hidupnya yang membuat meraka dapat berkembang dengan sangat pesat. Hari-hari ini ada satu hal yang sangat menyedihkan terjadi di kalangan anak-anak Tuhan, yaitu mereka tidak mengerti apa panggilan mereka, sehingga banyak sekali anak Tuhan yang tidak dapat bertumbuh dan berbuah....

Kali ini Tuhan menggerakan hati saya untuk kembali menulis tentang panggilan, saya berharap melalui tulisan ini akan banyak anak-anak Tuhan yang mulai menyadari keberadaannya dan akhirnya mulai masuk dalam panggilan mereka sehingga setiap mereka boleh menjadi anak-anak Tuhan yang bertumbuh dan berbuah bahkan mereka akan mulai berjalan dengan setiap mandat dan otoritas yang dari Tuhan. so... ayo mulai  kita sama-sama kenali lebih lagi apa itu panggilan.

Buat setiap kalian yang ingin tahu apa itu panggilan, panggilan itu merupakan "HABITAT" yang terbaik untuk setiap kita. Kita semua pasti mengetahui dengan pasti habitat seekor ikan jelas di air, habitat terbaik untuk burung ialah udara, sekarang apa yang akan terjadi kalau habitat kedua hewan tersebut kita tukar, ikan di udara dan burung di air? setiap kita pasti bisa menjawabnya kan? keduanya tidak akan pernah bertahan lama dan hanya akan berujung pada kematian.

Jadi seperti itu juga panggilan saat kita tidak dalam panggilan yang tepat dapat di pastikan kita tidak akan pernah menghasilkan yang terbaik, bahkan hanya akan berujung pada kematian rohani. Saat ini banyak sekali anak-anak Tuhan yang mulai stak dan jenuh dalam mengikut Tuhan, mungkin saja itu dikarenakan mereka tidak berada dalam habitat / panggilan mereka seperti yang Tuhan inginkan.

Disini ada 6 Panggilan yang saat ini Tuhan nyatakan ada Pekerja, Tentara, Imam, Raja, Mempelai, Pilar. ke enam panggilan ini memiliki karakter masing-masing dengan tugas dan kewajiban yang berbeda, tetapi tidak ada satupun yang berkata tentara yang terbaik, atau pilar yang terbaik, atau mempelai yang terbaik. jelas TIDAK karena ke enam panggilan ini ada untuk saling mendukung, menguatkan, dan saling menopang satu dengan yang lainnya.
di lain kesempatan saya akan membahas secara detail ke enam panggilan ini. so saya berdoa untuk setiap kita mulai bangkit dan masuk dalam panggilanNya, lakukan setiap tugas yang Tuhan berikan sampai kerajaanNya di tegakan atas seluruh bumi.

Rabu, 23 Maret 2011

Lebih Pintar Dengan Tidur

Jangan sepelekan waktu istirahat Anda. Walau sebentar, tidur bisa membuat Anda lebih pintar.

Hal itu diungkap para peneliti dari Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat. Dalam sebuah jurnal kesehatan, mereka membeberkan hasil penelitiannya. Para peneliti meminta 44 orang (17 pria dan 27 wanita) untuk menjadi objek penelitiannya. Mereka semua diminta menghafalkan 100 nama dan foto. Setelah itu, diadakan tes berapa banyak nama dan foto yang bisa mereka ingat.

Setelah mencatat hasil tes pertama, para peneliti membagi 44 orang itu menjadi dua kelompok. Kelompok yang pertama diminta menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Sedangkan kelompok yang kedua diminta untuk tidur sejenak, 90 menit. Kemudian kedua kelompok itu diminta menghafal dan menyebutkan 100 nama dan foto yang lain. 

Kelompok pertama, mendapatkan hasil 12 persen lebih buruk dari tes mereka yang pertama. Sedangkan kelompok kedua, yang diberi waktu tidur 90 menit, justru mengalami peningkatan hasil tes sebanyak 20 persen.

Lebih lanjut, Matthew Walker, profesor yang menjadi ketua tim penelitian tersebut menjelaskan, saat tidur otak seseorang mengalami proses penyimpanan memori. "Cara kerjanya seperti menghapus email dan pesan yang tidak penting dari inboks, dan menyimpan pesan-pesan penting ke zona yang lebih aman. Sehingga inboks Anda siap menerima pesan-pesan yang baru lagi," ujar Walker kepadaScience Journal. 

Lebih lanjut Walker menyarankan untuk tidak menyepelekan waktu tidur. Karena saat tidur, bukan hanya kondisi fisik yang menjadi lebih baik, tapi juga ingatan Anda.

Selamat beristirahat!

Selasa, 22 Maret 2011

Harga Sebuah Mujizat

Sally baru berumur 8 tahun ketika dia mendengar ayah dan ibunya berbicara tentang kakaknya Georgi. Kakaknya sakit keras dan mereka telah melakukan semuanya untuk menyelamatkan nyawanya. Hanya pengobatan yang sangat mahal yang dapat menolongnya sekarang tapi itu tidak mungkin karena kesulitan keuangan keluarga tersebut.


Sally mendengar ayahnya berkata, hanya mukjizat yang dapat menyelamatkan kakaknya. Sally masuk ke kamarnya dan mengambil celengan yang disimpannya, menjatuhkannya ke lantai dan menghitungnya dengan hati-hati. 3 kali dihitungnya hingga benar-benar yakin tidak salah menghitung jumlah uangnya. Dia memasukkan uang koin tersebut ke dalam saku sweaternya dan menyelinap meninggalkan rumahnya untuk menuju ke sebuah toko obat. Dengan penuh kesabaran, ditunggunya si apoteker yang tengah sibuk berbicara dengan seorang pria. Si apoteker tidak melihatnya karena dia begitu kecil. Hal itu membuat Sally bosan dan dia menghentak-hentakan kakinya ke lantai untuk membuat kebisingan. Si apoteker melongokkan kepalanya tapi juga tidak melihat si Sally kecil. 


Akhirnya dia keluar dan menemui Sally. “Apa yang kau mau?” tanya si apoteker dengan keras. “Saya sedang berbicara dengan saudara saya.” 


“Baik, saya ingin berbicara tentang kakak saya,” Sally menjawab dengan nada yang sama “Dia sakit, dan saya ingin membeli mukjizat.” 


“Maaf, apa yang kamu katakan ?” kata si apoteker. 


“Ayah saya berkata hanya mukjizat yang dapat menyelamatkan kakak saya, nah sekarang berapa harga mukjizat itu ?” 


“Kami tidak menjual mukjizat di sini, anak kecil. Saya tidak dapat menolongmu.”
“Dengan, saya mempunyai uang untuk membelinya jadi katakan saja berapa harganya,” kata Sally dengan lantang.
Seorang pria berpakaian rapi duduk jongkok di hadapan Sally dan bertanya,”Mukjizat jenis apa yang dibutuhkan saudaramu?”


“Saya tidak tahu,” jawab Sally. Airmata mulai mengalir di pipinya “Yang saya tahu, dia benar-benar sakit dan ayah saya berkata hanya mujizat yang dapat menyembuhkannya.”

“Berapa banyak yang kau punya?” tanya pria itu. “Satu dollar 11 sen,” jawabnya dengan bangga. “Dan inilah semua uang yang saya punyai didunia ini.”


“Wah, suatu di luar logika,” senyum pria tadi 1 dollar 11 sen. Harga yang tepat untuk sebuah mukjizat.


Dia mengambil uang itu, lalu dengan tangan yang satunya membimbing tangan anak kecil itu sambil berkata,”Bawa aku ketempat kamu tinggal, aku ingin bertemu dengan kakak dan orangtuamu”.


Pria berpakaian rapi itu adalah Dr. Carlton Armstrong, seorang spesialis bedah. Dia terharu pada perjuangan Sally kecil yang masih 8 tahun dalam mencari mujizat dengan uang celengannya. Dr. Carlton Armstrong merasa tergerak oleh belas kasihan untuk membantu operasi bedah dalam penyembuhan kakak Sally. Operasi berjalan sempurna dan Georgi, kakak Sally diselamatkan. Sebuah operasi yang luar biasa dan ajaib karena keluarga Sally tidak perlu mengeluarkan uang, selain tabungan Sally yang diberikan kepada dokter itu.


Sebuah kebijaksanaan bisa kita pelajari dari kisah nyata ini. Ketulusan dan kasih akan mendorong seseorang untuk berbuat sesuatu mencari jalan keluar. Si Sally tidak punya uang yang cukup, tidak punya tenaga yang cukup, tetapi kasih yang tulus, itulah yang mendorong dia untuk menyusuri jalan dari rumahnya menuju ke toko obat dan berusaha keras mencari pertolongan. Ketulusan dan kasih memberi dorongan yang kuat untuk seseorang mencari jalan keluar. Bila kita ada masalah, biarlah kasih dan ketulusan yang memerintah hati kita, sehingga dengan bijaksana kita akan mencari jalan keluar.

Senin, 14 Maret 2011

HINENI

HINENI.... Untuk beberapa orang ini hanya sebuah kata yang tidak berarti, tetapi HINENI adalah bentuk kesetian dan cinta kita akan Tuhan. HINENI ialah kata bagi seorang budak yang ingin mengabdi seumur hidup kepada tuannya bukan karena paksaan dari sang tuan tetapi karena ia mengasihi dan mencintai tuannya.

Seorang hamba Tuhan pernah memberi ilustrasi seperti ini, ada seorang tuan yang memiliki seorang budak wanita. budak ini ia bawa kepasar untuk di jual karena pada masa itu manusia masih di perjualbelikan seperti binatang. sang budak ini selalu marah-marah, mengumpat, bahkan berusaha untuk menyerang siapapun yang mendekatinya. tetapi sanng tuan tidak menghajarny karena tuan tersebut mengerti kalau budak tersebut dia hajar dan terjadi memar maka harga budak tersebut akan jatuh. suatu saat ada seorang tuan lain yang melihat budak tersebut, budak yang selalu marah, mengumpat, bahkan menyerang siapapun yang ada di dekatnya. tuan ini pun mendatangi si pemilik budak dan mulai terjadi tawar menawar, yang akhirny budak ini pun dijual. tuan yang baru itu membawa budak tersebut kerumahnya tetapi budak itu terus mungumpat dan berusaha menyerang. sesampainya di rumah tuan tersebut mengambil sebuah pisau dan melepaskan seluruh ikatan budak tersebut tetapi sang budak makin berontak tetapi tuanny hanya duduk di meja dan menulis sebuah surat. setelah surat tersebut selesai ia tulis ia memberikannya pada budak wanita itu yang ternyata surat kebebasan untuk dirinya, melihat hal itu sang budak langsung terdiam dan tuannya berkata "mulai hari ini kamu bebas dan menjadi orang merdeka sekarang pergilah"   budak itu tetap diam dan dia pun merobek surat kemerdekaannya itu karena ia berfikir belum pernah ada tuan yang begitu mengasihinya dan jika saat itu ia pergi dan meninggalkan tuan tersebut ada kemungkinan orang lain akan menangkap ia dan menjadikannya budak lagi dan belum tentu ia akan bertemu dengan orang seperti tuanny itu sehingga ia berkata kepada tuannya "tuan engkau begitu baik biarkan aku mengabdi kepada tuan seumur hidup ku"

Dari cerita tersebut kita mengerti budak itu menghambakan dirinya karena ia mengasihi tuannya bukan karena terpaksa. hari-hari ini Tuhan menunggu setiap kita untuk berani berkata HINENI. saat kita berkata Tuhan aku siap untuk HINENI tidak ada lagi free will yang kita miliki karena HINENI = Penyerahan Total, Kerendahan Hati, Ketaatan Mutlak. HINENI juga berarti hanya ada YA pada setiap tugas dan panggilan kita.

HINENI merupakan dasar dari segala hal, baik dalam kehidupan, pelayanan, pekerjaan, sekolah, bahakan apapun. saat kita berani untuk berkata Tuhan ini aku, aku mau HINENI kita akan melihat banyak hal luar biasa mulai terjadi dalam hidup setiap kita.

Saya berdoa supaya setiap kita benar-benar dimampukan untuk dapat berkata HINENI, sejujurnya tanpa anugrahNYA tidak ada satu orang pun yang sanggup untuk memilih jalan HINENI.

Kamis, 03 Februari 2011

Kerendahan Hati

Kerendahan hati sering kali di salah artikan, beberapa orang mengatakan untuk kita dapat rendah hati kita harus dapat mengingat setiap dosa-dosa kita, namun sebenarnya itu merupakan sebuah kesalahan. Karena bukan dosa yang membuat setiap kita rendah hati melainkan anugerah. Saat kita ingin mengetahui lebih lagi tentang kerendahan hati kita harus mulai belajar dari Yesus, ia mengajarkan kepada setiap kita untuk bagaimana memiliki kerendahan hati. Setiap kita juga tentu mengetahui kalau dalam segala kemulianNya Yesus sesekali menggambarkan diriNya sebagai seorang hambaseperti yang tertulis dalam kitab matius 23:11.
Saat kita benar-benar mengerti tentang kerendahan hati sebenarnya kerendahan hati itu sendiri yang akn menjadi kemulian setiap kita. Hari-hari ini Tuhan banyak berbicara kepada saya tentang “HINENI”. Hineni adalah suatu bentuk penghambaan yang bukan karena di paksa melainkan karena cintanya akan tuannya.

Tuhan mengingatkan saya tentang sebuah cerita yang pernah saya dengar dalam sebuah ibadah, dalam cerita itu di ceritakan bagai mana seorang hamba yang karena kasih dan cintanya akan tuanny ia sampai mengorbankan nyawanya hanya untuk menghangatkan kaki tuannya.

Tanpa kerendahan hati mustahil kita dapat terbang jauh lebih tinggi dari sekarang, tanpa kerendahan hati setiap apa yang Tuhan berikan hanya akan membuat setiap kita berjatuhan, tanpa kerendahan hati juga akan membuat kita meninggalkan Tuhan pada akhirnya. Disini kita dapat melihat betapa pentingnya kerendahan hati.

Hari-hari ini merupakan hari yang sangat mengerikan untuk beberapa geraja, mengapa? Karna saya banyak sekali melihat pelayan-paleyan Tuhan di beberapa gereja entah dia seorang worship Leader, singer, Penari, atau apa pun bidang pelayanannya mereka mulai kehilangan kerendahan hati dan merasa diri mereka jauh lebih hebat dari jemaat biasa atau pelayan lainnya. Mereka saling berebut untuk menunjukan mereka yang terbaik yang lebih menyedihkan lagi ada yang sampai saling menjatuhan untuk membuat dirinya dapat dilihat orang. Saya sangat sedih ketika saya Hal ini. Seorang pelayan-pelayan Tuhan yang seharusnya melayani dengan penuh kerendahan hati tetapi malah sibuk dengan mencari popularitas dalam gereja.

Saya berdoa supaya setiap kita Tuhan bawa lebih lagi dalam level kerendahan hati yang lebih lagi sampai setiap kita ada di titik HINENI. Dan semuanya bahkan ujungnya setiap apa yang kita lakukan hanya untuk menyenangkan Tuhan dan Tuan kita. Be Bless - Henz Prinz

Selasa, 25 Januari 2011

Pemimipin Itu Siapa Sih?

William Booth (1829-1912) dan Adolf Hitler (1889-1945). Ah, siapa tak mengenal mereka? Keduanya sama-sama pemimpin hebat. Yang satu pendiri Bala Keselamatan, gerakan yang menabur kasih dan kebaikan ke hati manusia -- khususnya bagi yang dirundung nestapa. Sedangkan yang lain adalah pendiri partai Nazi Jerman, rezim yang menebar teror ke segenap penjuru Eropa -- bahkan ke seluruh dunia.
Jadi ada perbedaan besar di antara mereka. Namun ada pula persamaannya. Mengenai kemiripan mereka, dapat kita sebutkan, antara lain, betapa mereka sama-sama meniti jalan ke kemashuran mulai dari anak-tangga yang paling bawah sekali.
Keduanya dilahirkan dan dibesarkan di tengah keluarga papa. Sewaktu kecil, William Booth acap menjadi bulan-bulanan ejekan, pemerasan dan kejahilan anak-anak brandal sebayanya. Sementara Adolf Hitler memulai "karier"nya sebagai seorang bintara rendahan setingkat kopral di angkatan perang Jerman. Jadi, jauh dari mengesankan, bila tidak mau dikatakan mengenaskan, bukan?
Namun demikian, toh kiprah mereka berdampak sangat besar bagi dunia. Rentang kehidupan mereka -- Booth 83 tahun dan Hitler 56 tahun - meninggalkan jejak yang mendalam dalam sejarah umat manusia. Ya, apa pun penilaian kita mengenai "warisan" yang mereka tinggalkan itu - baik atau buruk.
Pertanyaannya : mengapa mereka berbeda dari sesama mereka? Mengapa mereka begitu menjulang tinggi bak gedung-gedung pencakar langit, sedang yang lain bagaikan rumah-rumah kardus para pemulung yang banyak bertebaran di ibu kota? Apa sih yang membuat mereka begitu lain, tidak seperti Anda atau saya?
Jawabnya singkat saja. Yaitu karena mereka - baik Booth maupun Hitler - adalah Pemimpin. Pemimpin dalam arti yang sepenuh-penuhnya. Pemimpin dengan kharisma dan daya pikat istimewa. Pemimpin dengan kepemimpinan yang kuat luar biasa. Leaders with strong leadership. Sepertinya memang sudah dari sono-nya mereka itu telah ditakdirkan sebagai pemimpin.
Sementara sebagian besar dari kita, sekadar pemimpin yang "biasa-biasa" saja -- tak pernah menonjol atau membekaskan kesan apa-apa. Padahal firman Tuhan mengatakan dalam ulangan 28.13.
Tuhan akan mengangkat enkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, ...... apabila engkau mendengarkan perintah Tuhan Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia,

Seringkali kita takut untuk melakukan sesuatu yang Tuhan perintahkan, bahakan beberapa dari kita hanya “cari aman” sehingga hanya mengekor pada orang lain. Hal itu lah yang membuat kita tidak pernah menjadi seorang pemimpin yang sesungguhnya karena kita selalu hidup dalam bayang-bayang orang-orang sebelum kita.
Sehingga setiap kita akan melangkah kita selalu berfikir kalau kita atau hasil kerja kita tidak akan bisa seperti orang diatas kita padahal itu salah besar....

Gudang Persenjataan Ilahi

Gudang Persenjataan Ilahi
~Yeremia 50.25~


Patok Ilahi
Jdg 5:26  Tangannya diulurkannya mengambil patok, tangan kanannya mengambil tukul tukang, ditukulnya Sisera, dihancurkannya kepalanya, diremukkan dan ditembusnya pelipisnya.

Tombak Ilahi
Hab 3:11  Matahari, bulan berhenti di tempat kediamannya, karena cahaya anak-anak panah-Mu yang melayang laju, karena kilauan tombak-Mu yang berkilat.

Pedang Tuhan yang besar, kuat dan keras
Isa 27:1  Pada waktu itu TUHAN akan melaksanakan hukuman dengan pedang-Nya yang keras, besar dan kuat atas Lewiatan, ular yang meluncur, atas Lewiatan, ular yang melingkar, dan Ia akan membunuh ular naga yang di laut.

Jaring Ilahi
Eze 12:13  Aku akan memasang jaring-Ku untuk menangkap dia dan di dalam perangkap-Ku dia akan terjebak dan Aku akan membawa dia ke Babel, tanah orang Kasdim, tetapi tanah itu sendiri tidak akan dilihatnya; ia akan mati di sana.

Kelikir
Eze 29:4  Aku akan mengenakan kelikir pada rahangmu dan membuat ikan dari anak-anak sungaimu berlekatan pada sisikmu. Aku akan mengangkat engkau dari tengah anak-anak sungaimu dengan segala ikannya yang berlekatan pada sisikmu

Jejak Telapak Kaki
Deu 11:24  Setiap tempat yang diinjak oleh telapak kakimu, kamulah yang akan memilikinya: mulai dari padang gurun sampai gunung Libanon, dan dari sungai itu, yakni sungai Efrat, sampai laut sebelah barat, akan menjadi daerahmu.
Deu 11:25  Tidak ada yang akan dapat bertahan menghadapi kamu: TUHAN, Allahmu, akan membuat seluruh negeri yang kauinjak itu menjadi gemetar dan takut kepadamu, seperti yang dijanjikan TUHAN kepadamu.
Jos 1:3  Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa.

Belenggu dan Rantai Besi
Psa 149:8  untuk membelenggu raja-raja mereka dengan rantai, dan orang-orang mereka yang mulia dengan tali-tali besi,

Perbendaharaan Bola Salju, Bola Kristal
Job 38:22  Apakah engkau telah masuk sampai ke perbendaharaan salju, atau melihat perbendaharaan hujan batu,

Perbendaharaan Angin
Psa 135:7  Ia menaikkan kabut dari ujung bumi, Ia membuat kilat mengikuti hujan, Ia mengeluarkan angin dari dalam perbendaharaan-Nya.
  
Angin Timur
Hos 13:15  Sekalipun ia tumbuh subur di antara rumput-rumput, maka angin timur, angin TUHAN, akan datang, bertiup dari padang gurun, mengeringkan sumber-sumbernya dan merusakkan mata-mata airnya; dirampasnya harta benda, segala barang yang indah-indah.

Bara Api
Psa 140:10  (140-11) Biarlah Ia menghujani mereka dengan bara api! Biarlah Ia menjatuhkan mereka ke dalam jurang sehingga tidak bangkit lagi!
2Sa 22:9  Asap membubung dari hidung-Nya, api menjilat keluar dari mulut-Nya, bara menyala keluar dari pada-Nya.
Pro 25:21  Jikalau seterumu lapar, berilah dia makan roti, dan jikalau ia dahaga, berilah dia minum air.
Pro 25:22  Karena engkau akan menimbun bara api di atas kepalanya, dan TUHAN akan membalas itu kepadamu.
Rom 12:20  Tetapi, jika seterumu lapar, berilah dia makan; jika ia haus, berilah dia minum! Dengan berbuat demikian kamu menumpukkan bara api di atas kepalanya.

Bungkam
Psa 8:2  (8-3) Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.
Job 12:20  Dia yang membungkamkan orang-orang yang dipercaya, menjadikan para tua-tua hilang akal.

Teracung
Deu 7:19  yakni cobaan-cobaan besar, yang kaulihat dengan matamu sendiri, tanda-tanda dan mujizat-mujizat, tangan yang kuat dan lengan yang teracung, yang dipakai TUHAN, Allahmu, untuk membawa engkau keluar. Demikianlah juga akan dilakukan TUHAN, Allahmu, terhadap segala bangsa yang engkau takuti.
Luk 11:20  Tetapi jika Aku mengusir setan dengan kuasa Allah, maka sesungguhnya Kerajaan Allah sudah datang kepadamu.
Eze 25:13  oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH, Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan Edom dan melenyapkan dari padanya manusia dan binatang dan Aku membuatnya menjadi reruntuhan; dari Teman sampai Dedan mereka akan mati rebah oleh pedang.

Pasung
Job 13:27  kakiku Kaumasukkan ke dalam pasung, segala tindak tandukku Kauawasi, dan rintangan Kaupasang di depan tapak kakiku?

Rantai
Psa 149:6  Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka,
Psa 149:7  untuk melakukan pembalasan terhadap bangsa-bangsa, penyiksaan-penyiksaan terhadap suku-suku bangsa,
Psa 149:8  untuk membelenggu raja-raja mereka dengan rantai, dan orang-orang mereka yang mulia dengan tali-tali besi,

Menahan, Menolak Kekuatan Musuh
Job 38:10  ketika Aku menetapkan batasnya, dan memasang palang dan pintu;
Job 38:11  ketika Aku berfirman: Sampai di sini boleh engkau datang, jangan lewat, di sinilah gelombang-gelombangmu yang congkak akan dihentikan!
  
Gada Besi
Psa 23:4  Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab Engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu, itulah yang menghibur aku.
Psa 2:9  Engkau akan meremukkan mereka dengan gada besi, memecahkan mereka seperti tembikar tukang periuk."

Darah Anak Domba & Perkataan Kesaksian Kita
Rev 12:11  Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.
Rev 12:12  Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat."

Tutup Bungkus Dengan Darah Anak Domba
Rev 12:11  Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.
Rev 12:12  Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat."

Tetabuhan Ilahi
Deu 7:20  Lagipula TUHAN, Allahmu, akan melepaskan tabuhan menyerbu mereka, sampai habis binasa orang-orang yang masih tinggal dan yang menyembunyikan diri terhadap engkau.

Panah
Psa 18:14  (18-15) Dilepaskan-Nya panah-panah-Nya, sehingga diserakkan-Nya mereka, kilat bertubi-tubi, sehingga dikacaukan-Nya mereka.

Putting Beliung
Nah 1:3  TUHAN itu panjang sabar dan besar kuasa, tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah. Ia berjalan dalam puting beliung dan badai, dan awan adalah debu kaki-Nya.

Busur Tembaga
2Sa 22:35  yang mengajar tanganku berperang, sehingga lenganku dapat melengkungkan busur tembaga.
Psa 18:34  (18-35) yang mengajar tanganku berperang, sehingga lenganku dapat melenturkan busur tembaga.

Hujan Batu
Job 38:22  Apakah engkau telah masuk sampai ke perbendaharaan salju, atau melihat perbendaharaan hujan batu,

Batas Palang & Pintu Tuhan
Job 38:10  ketika Aku menetapkan batasnya, dan memasang palang dan pintu;
Job 38:11  ketika Aku berfirman: Sampai di sini boleh engkau datang, jangan lewat, di sinilah gelombang-gelombangmu yang congkak akan dihentikan!

Cambuk
Mat 27:26  Lalu ia membebaskan Barabas bagi mereka, tetapi Yesus disesahnya lalu diserahkannya untuk disalibkan.
Act 22:25  Tetapi ketika Paulus ditelentangkan untuk disesah, berkatalah ia kepada perwira yang bertugas: "Bolehkah kamu menyesah seorang warganegara Rum, apalagi tanpa diadili?"
Lam 3:1  Akulah orang yang melihat sengsara disebabkan cambuk murka-Nya.

Kilat
Psa 77:18  (77-19) Deru guntur-Mu menggelinding, kilat-kilat menerangi dunia, bumi gemetar dan bergoncang.

Lorong Kristal
Psa 77:19  (77-20) Melalui laut jalan-Mu dan lorong-Mu melalui muka air yang luas, tetapi jejak-Mu tidak kelihatan.

Anak Kunci Jurang Maut
Rev 20:1  Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya;

Kunci Rumah Daud
Isa 22:22  Aku akan menaruh kunci rumah Daud ke atas bahunya: apabila ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.

Kunci Kerajaan Surga
Mat 16:19  Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
Mat 28:18  Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

Busur & Anak Panah
Hab 3:9  Busur-Mu telah Kaubuka, telah Kauisi dengan anak panah. Sela. Engkau membelah bumi menjadi sungai-sungai;

Palu
Jer 23:29  Bukankah firman-Ku seperti api, demikianlah firman TUHAN dan seperti palu yang menghancurkan bukit batu?

Jaring
Eze 12:13  Aku akan memasang jaring-Ku untuk menangkap dia dan di dalam perangkap-Ku dia akan terjebak dan Aku akan membawa dia ke Babel, tanah orang Kasdim, tetapi tanah itu sendiri tidak akan dilihatnya; ia akan mati di sana.

Senin, 17 Januari 2011

Zakeus Dan Bartolomeus

Lukas 18.35-43 ; 19.1-10

Dalam ibadah youth kali ini disampaikan tentang Bartolomeus dan zakeus, kali ini juga kita akan melihat beberapa hal yang mungkin kelihatannya sangat bertolak belakang. Kita akan mulai melihat dari Bartolomeus dalam ayat 38 dikatakan kalau Bartolomeus berseru-seru memanggil Tuhan. Tetapi ada satu hal yang tidak ditulis dalam ayat tersebut yaitu berapa lama ia berseru memanggil Yesus. Sekarang coba kita memposisikan diri kita pada posisi bartolomeus ini sebagai orang yang buta ia tidak akan tahu dengan pasti kapan Yesus akan lewat didepanny, dalam ayat itu hanya dikatakan saat ia mengetahui kalau Yesus akan lewat maka ia mulai berseru-seru memanggil nama Yesus.
Ia tidak perduli dengan orang-orang yang melarang dia berseru, bahkan mungkin juga beberapa orang memarahinya karena ia terus berseru. Tetapi dia tetap berseru sampai akhirnya Yesus memanggil dia dan menyembuhkannya.

Sekarang coba kita lihat kepada Zakeus. Ia memiliki kerinduan yang sama dengan Bartolomeus yaitu ingin tahu siapa Yesus bedanya ialah dengan segala kelimpahan yang ia miliki ia seharusnya sudah tidak memerlukan apapun. Tetapi ada yang berbeda dengan Zakeus ia sangat semangat untuk mencari tahu siapa Yesus. Ia mencari Yesus bukan semata-mata karena ia dalam kesulitan, atau hal-hal yang tidak enak tapi itu semua karena ia ingin melihat Yesus. Sampai akhirnya Yesus pun datang dan menemuinya.

Dari 2 tokoh tersebut kita sudah dapat melihat perbedaan yang besar .
1.       Pertama Bartolomeus mencari Tuhan karena ia butuh kesembuhan, sedangkan Zakeus karena kerinduannya untuk berjumpa dengan Tuhan.
2.       Yang kedua ini yang sebenarnya cukup ekstrim saat Bartolomeus beremu dengan Yesus sumua hidupnya mulai meningkat. Dari buta jadi melihat, dari yang hanya dapat mengemis karena ia buta sekarang ia dapat bekerja dan menghasilkan sesuatu. Sedangkan Zakeus dari orang yang berkelimpahan ia seakan-akan kehilangan semua hartanya, sekarang bayangkan setengah dari hartanya ia agikan kepada orang-orang miskin dan setiap orang yang sudah dia kerjain dia ganti empat kali lipat. Saya yakin yang harus dia ganti empat kali lipat bukan hanya satu atau dua orang.
3.       Dalam Bartolomeus yang berubah ialah secara fisik, tetapi Zakeus dia mengalami yang jauh lebih luar biasa yaitu perubahan manusia roh, karakter, bahkan nilai hidupnya pun berubah saat ia bertemu dengan Yesus.
4.       Yesus memberi kita teladan secara langsung dalam melayani, untuk setiap kita dapat melayani siapapun tanpa harus melihat perbedaan yang ada apa dia itu kaya atau miskin, baik atau jahat, itu semua tidak penting yang terpenting layani dan muridkan dia.

Untuk kita dapat mengalami lawatan yang seperti zakeus dapatkan setiap kita harus minta Tuhan masuk dalam setiap kita bukan hanya pada pinggiran kota tapi sampai jauh kedalam  kota hati kita. Maka kita akan melihat trobosan, lawatan, perubahan yang mendasar dalam hidup setiap kita.- K Pramono