Lukas 18.35-43 ; 19.1-10
Dalam ibadah youth kali ini disampaikan tentang Bartolomeus dan zakeus, kali ini juga kita akan melihat beberapa hal yang mungkin kelihatannya sangat bertolak belakang. Kita akan mulai melihat dari Bartolomeus dalam ayat 38 dikatakan kalau Bartolomeus berseru-seru memanggil Tuhan. Tetapi ada satu hal yang tidak ditulis dalam ayat tersebut yaitu berapa lama ia berseru memanggil Yesus. Sekarang coba kita memposisikan diri kita pada posisi bartolomeus ini sebagai orang yang buta ia tidak akan tahu dengan pasti kapan Yesus akan lewat didepanny, dalam ayat itu hanya dikatakan saat ia mengetahui kalau Yesus akan lewat maka ia mulai berseru-seru memanggil nama Yesus.
Ia tidak perduli dengan orang-orang yang melarang dia berseru, bahkan mungkin juga beberapa orang memarahinya karena ia terus berseru. Tetapi dia tetap berseru sampai akhirnya Yesus memanggil dia dan menyembuhkannya.
Sekarang coba kita lihat kepada Zakeus. Ia memiliki kerinduan yang sama dengan Bartolomeus yaitu ingin tahu siapa Yesus bedanya ialah dengan segala kelimpahan yang ia miliki ia seharusnya sudah tidak memerlukan apapun. Tetapi ada yang berbeda dengan Zakeus ia sangat semangat untuk mencari tahu siapa Yesus. Ia mencari Yesus bukan semata-mata karena ia dalam kesulitan, atau hal-hal yang tidak enak tapi itu semua karena ia ingin melihat Yesus. Sampai akhirnya Yesus pun datang dan menemuinya.
Dari 2 tokoh tersebut kita sudah dapat melihat perbedaan yang besar .
1. Pertama Bartolomeus mencari Tuhan karena ia butuh kesembuhan, sedangkan Zakeus karena kerinduannya untuk berjumpa dengan Tuhan.
2. Yang kedua ini yang sebenarnya cukup ekstrim saat Bartolomeus beremu dengan Yesus sumua hidupnya mulai meningkat. Dari buta jadi melihat, dari yang hanya dapat mengemis karena ia buta sekarang ia dapat bekerja dan menghasilkan sesuatu. Sedangkan Zakeus dari orang yang berkelimpahan ia seakan-akan kehilangan semua hartanya, sekarang bayangkan setengah dari hartanya ia agikan kepada orang-orang miskin dan setiap orang yang sudah dia kerjain dia ganti empat kali lipat. Saya yakin yang harus dia ganti empat kali lipat bukan hanya satu atau dua orang.
3. Dalam Bartolomeus yang berubah ialah secara fisik, tetapi Zakeus dia mengalami yang jauh lebih luar biasa yaitu perubahan manusia roh, karakter, bahkan nilai hidupnya pun berubah saat ia bertemu dengan Yesus.
4. Yesus memberi kita teladan secara langsung dalam melayani, untuk setiap kita dapat melayani siapapun tanpa harus melihat perbedaan yang ada apa dia itu kaya atau miskin, baik atau jahat, itu semua tidak penting yang terpenting layani dan muridkan dia.
Untuk kita dapat mengalami lawatan yang seperti zakeus dapatkan setiap kita harus minta Tuhan masuk dalam setiap kita bukan hanya pada pinggiran kota tapi sampai jauh kedalam kota hati kita. Maka kita akan melihat trobosan, lawatan, perubahan yang mendasar dalam hidup setiap kita.- K Pramono
Tidak ada komentar:
Posting Komentar