Mat 6:16 "Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.
Mat 6:17 Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,
Mat 6:18 supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
Salam Kemenangan,
kesempatan kali ini saya akan coba berbagi mengenai puasa, apa sih kata Alkitab mengenai Puasa, dan bagai mana cara berpuasa menurut kekristenan.
dalam Alkitab kita mengenal ada beberapa istilah-istilah puasa diantaranya yang paling popular iyalah puasa ester dan puasa daniel.
puasa ester iyalah di mana qt tidak makan dan tidak minum selama 3hari (ester 4.15-16), sedangkan puasa daniel iyalah tidak makan daging selama 40 hari.
Alkitab memang tidak memerintahkan kita untuk berpuasa. Puasa bukanlah sesuatu yang dituntut atau
diminta TUHAN dari orang-orang Kristen. Pada saat yang sama, Alkitab
memperkenalkan puasa sebagai sesuatu yang baik, berguna dan perlu
dilakukan. Kitab Kisah Rasul mencatat tentang orang-orang percaya yang
berpuasa sebelum mereka mengambil keputusan-keputusan penting (Kis 13:4; 14:23). Doa dan puasa sering dihubungkan bersama (Lukas
2:37; 5:33). Terlalu sering fokus dari puasa adalah tidak makan.
Seharusnya tujuan dari puasa bukan lah hanya menahan haus dan lapar melainkan melepaskan mata kita dari hal-hal
duniawi dan berpusat pada Tuhan. Puasa adalah cara untuk menunjukan kepada Tuhan, dan kepada diri sendiri, bahwa kita serius dalam hubungan kita dengan Tuhan. Puasa menolong kita untuk
memperoleh perspektif baru dan memperbaharui ketergantungan pada Tuhan.
Dengan mengalihkan mata dari hal-hal dunia ini, kita dapat memusatkan diri pada Kristus dengan lebih baik. Puasa bukanlah cara untuk membuat Tuhan melakukan apa yang kita inginkan. Puasa mengubah kita, bukan Tuhan. Puasa bukanlah cara untuk kelihatan lebih rohani dibanding orang lain. Puasa harus dilakukan dalam kerendahan hati dan dengan penuh sukacita. Matius 6:16-18 mengatakan, “"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
Dengan mengalihkan mata dari hal-hal dunia ini, kita dapat memusatkan diri pada Kristus dengan lebih baik. Puasa bukanlah cara untuk membuat Tuhan melakukan apa yang kita inginkan. Puasa mengubah kita, bukan Tuhan. Puasa bukanlah cara untuk kelihatan lebih rohani dibanding orang lain. Puasa harus dilakukan dalam kerendahan hati dan dengan penuh sukacita. Matius 6:16-18 mengatakan, “"Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya. Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu."
