Kamis, 25 Oktober 2012

Lupa Diri

Dengan deretan gigi tajam dan insting sebagai predator, ikan Pike jarang menemukan lawan sepadan di air tawar. 

Berada di jajaran atas rantai makanan, Pike memangsa apapun, serangga, ikan, katak, bahkan menelan bebek hidup-hidup. 

Namun, entah karena terlalu percaya diri, putus asa, atau memang tamak, ikan seberat 5,4 kilogram itu mencoba menelan bulat-bulan seekor ikan yang lebih kecil. Tidak seperti mangsa-mangsa sebelumnya. Kali ini akibatnya fatal. Ikan kecil itu tersangkut menutup udara ke insang. Ikan predator itu pun mati. 

Hari-hari ini banyak sekali anak-anak Tuhan yang begitu Tuhan angkat menjadi seorang pemimpin langsung berubah 180 derajat Ia bukanny menjadi pemimpin yang mengayomi dan menggembalakan orang-orang di bawahnya melainkan menyikat habis setiap orang di bawahnya bahkan ada juga yang sampai berusaha untuk menjatuhkan orang-orang di atasnya.

Hal-hal tersebut sering kali terjadi di karekan para pemimpin yang sering kali kurang bijaksana dan hanya melihat orang dari seberapa dia dapat menguntungkan untuk dirinya sendiri, tanpa memikirkan apakah orang terebut memang sudah berakar dalam Kristus apa tidak, saat orang-orang seperti ini di angkat ia hanya akan menjadi seorang "PENJILAT" dan menjadi "PREDATOR" bagi orang lain di sekitarnya. karena sebenarnya ia tidak pernah mengerti arti melayani, sehingga dengan bagaimana pun caranya orang-orang tersebut akan berusaha menunjukan dirinya yang terbaik agar ia dapat tetap di pakai oleh para pemimpin di atasnya walaupun ia harus menghancurkan orang-orang di bawahnya.




"Orang yang mau menjadi yang nomor satu, ia harus menjadi yang terakhir dan harus menjadi pelayan semua orang."[BIS]
Markus 9.35b

Minggu, 21 Oktober 2012

Trik Menghadapi Teman Menyebalkan



Banyak karakter menyebalkan yang mungkin pernah kita temui. Yang paling sering muncul adalah seseorang yang kehadirannya selalu membuat kita tak nyaman atau emosi. Semua orang pasti selalu berusaha untuk menjauhi seseorang yang memiliki karakter menyebalkan. Masing-masing tidak ingin hidupnya terganggu dengan kehadiran orang-orang yang selalu menuai masalah.
Tapi, menghindar dari orang menyebalkan tak semudah yang dibayangkan. Ada kondisi yang seringkali menjebak kita berada di satu lingkungan dengan orang semacam itu. Dalam situasi ini, yang diperlukan adalah trik untuk menyamarkan ketidaksukaan kita. Berikut empat trik menghadapi si karakter menyebalkan, seperti dikutip dari Times of India. 

Mendengarkan 
Ini bisa Anda terapkan saat menghadapi orang yang memiliki karakter 'mau menang sendiri', tak mau kalah dalam setiap argumen. Lebih baik dengarkan argumennya yang mungkin terkesan omong kosong atau bualan. Ini mungkin menyiksa, tapi justru akan membuat Anda lebih cepat keluar dari obrolan, daripada Anda sibuk mendebat argumennya yang tak penting. Mendebat orang yang selalu ingin menang hanya akan membuang waktu Anda sia-sia. 

Mengabaikan 
Ini juga trik untuk menghadapi karakter menyebalkan. Ini bisa diterapkan jika Anda memang tak terlibat langsung dalam suatu perbincangan dengannya. Anggap saja seseorang yang menyebalkan itu tak ada, meski nyata-nyata berada dalam satu komunitas. Memberi tempat orang menyebalkan di hati hanya akan memancing emosi dan membuat Anda terjebak dalam konfrontasi tak penting. 

Tahan Emosi 
Saat terlibat pembicaraan atau diskusi dengan seseorang menyebalkan, usahakan selalu kontrol emosi. Jangan biarkan diri terpancing dengan perkataannya yang mungkin mengusik Anda. Apalagi dalam sebuah pertemuan formal. Menanggapi komentar menyebalkan dengan emosi justru berpotensi menjatuhkan kredibilitas Anda. Dalam kondisi emosi, biasanya fokus Anda terhadap permasalahan sesungguhnya menjadi kabur, karena Anda lebih fokus terhadap konflik semu yang diciptakan si karakter menyebalkan. 

Jujur 
Kesabaran manusia memang ada batasnya. Jika memang cara mendengarkan dan mengabaikan tak lagi bisa meredam kejengkelan, berkata jujur mengenai perasaan Anda, mungkin jadi cara terbaik. Tapi ingat, sebelum memutuskan jujur kepada seseorang menjengkelkan, pastikan bahwa itu Anda lakukan karena memang kehadirannya telah mengacaukan hidup Anda. Pikirkan pilihan kata saat menyampaikannya, agar tak membuatkan tersinggung dan menciptakan konflik baru. 

"Sebab seluruh hukum Taurat tercakup dalam satu firman ini, yaitu: "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri!" (Galatia  5:14)

Jumat, 19 Oktober 2012

Cintai Bangsa Ini

Berbanggalah dengan negara kita dan jangan lagi merendahkannya.

ada sebuah cerita luar biasa tentang negara ini, Suatu pagi, kami menyambut seorang tamu di bandara. orang itu sudah tua, kisaran 60th. Si bapak adalah pengusaha asal Singapura, dengan logat bicara gaya melayu dang english, beliau menceritakan pengalaman-pengalaman hidupnya kepada kami yang masih muda-muda.

Beliau berkata, "Ur country is so rice!" Ah biasa banget aku mendengar kata-kata tersebut. Tapi tunggu dulu... "Indonesia doen't need the world, but the world needs Indonesia, "lanjutnya. "Everything can be found here in Indonesia, U don't need the world."

"Mudah saja, Indonesia paru-paru dunia. tebang saja semua hutan di kalimantan, dunia pasti kiamat. Dunia yang butuh Indonesia!
Singapura is nothing, we can't be rich without Indonesia... 500.000 Orang Indonesia berlibur ke Singapura tiap bulan... Bisa terbayang uang yang masuk ke kami, apartemen-apartemen terbaru kami yang beli orang-orang Indonesia, ga perduli harga selangit, tetap laku keras. lihatlah RS kami, Orang Indonesia semua yang berobat. Terus, kalian tau bagaimana kalapnya pemerintah kami ketika asap hutan Indonesia masuk? Ya benar-benar panik. Sangat terasa, we are nothing. Kalian tau kan kalau agustus kemarin dunia krisis beras. Termasuk Singapura dan malaysia? Kalian di Indonesia dengan mudah dapat beras... lihatlah negara kalian, air bersih di mana-mana, lihatlah negara kami, air bersihpun kami beli dari malaysia.

Saya ke kalimantanpun dalam rangka bisnis, karena pasirnya mengandung permata. terlihat glitter kalo ada matahari bersinar. Penambang menjual hanya Rp. 3.000/Kg ke pabrik china, si pabrik jual kembali seharga Rp 30.000/Kg. Saya lihat ini sebagai peluang... kalian sadar tidak kalau negara kalianmemiliki segalanya. Mereka (Bangsa-Bangsa) takut kalau kalian menjadi mandiri, mangkanny tidak di embargo.

Harusnya KALIANLAH YANG MENG-EMBARGO DIRI KALIAN SENDIRI. Belilah pangan dari petani-petani kita sendiri, belilah tekstil garmen dari pabrik-pabrik sendiri... Tak perlu impor 
kalau bisa produk sendiri.

jika kalian bisa mandiri, bisa MENG-EMBARGO DIRI SENDIRI, INDONESIA WILL RULE THE WORLD

Rabu, 10 Oktober 2012

Pemimpin yang Bijak

Salam Perjuangan,

Sadar atau tidak bangsa ini sedang kehilangan figur seorang pemimpin, pemimpin yang bukan hanya mementingkan kepentingan pribadi, tapi seorang pemimpin yang dapat mengerti orang-orang yang dia pimpin. hal tersebut bukan hanya terjadi di bangsa ini tetapi juga di banyak tempat dan organisasi. yang kita temukan seringkali hanya pemimpin-pemimpin yang otoriter, atau yang hanya mementingkan diri sendiri dan menganggap dirinya yang paling benar, yang lebih parahnya ada juga pemimpin yang dipengaruhi oleh orang-orang "berduit", Saat seorang pemimpin tidak lagi dapat mengerti orang-orang yang dia pimpin sebaiknya mulai untuk instrospeksi diri. karena sering kali kita sebagai pemimpin kita selalu cenderung menuntut banyak hal pada bawahan kita tanpa kita peduli apa pun tentang oarang-orang di bawah kita. sering kali para pemimpin hanya memikirkan diri mereka sendiri dan bagai mana membuat orang-orang dibawahnya tunduk padanya.

Beberapa  hari lalu saya bertemu dengan sorang pemimpin sebuah gereja yang "benar-benar ajaib", dia menjadi satu-satunya pemimpin di tempat itu yang tidak akan pernah minta maaf, dia selalu merasa bahwa dirinya yang selalu benar dan orang lain selalu salah dan dia selalu berusaha untuk menjadi no.1 bagai manapun caranya. bahkan sering kali dia mencoba untuk mendoktrin beberapa orang shg mrk mengikuti apa pun yang dia mau.

Saya pun pernah sekali dengan seorang pemimpin antik lainya tetapi tipe yang satu ini jauh lebih unik karena bisa dikatakan dia adalah "Penjilat No.1" dia akan selalu menjukan dirinyalah yang terbaik terhadap orang-orang yg ada di atasnya tetapi di sisi lain dia akan mendoktrin dan mendikte orang-orang di bawahnya untuk melakukan semua yang harusnya dia lakukan, seringkali pun dia mengklaim kerjaan orang lain menjadi kerjaannya sendiri dan hasil usahanya sehingga orang-orang yang di atasnya kan melihat kalu orang tersebut sangat luarbiasa. ya walau sebenarnya dia tak pernah melalakukan apapun.

bangsa dan generasi ini sebenarnya sudah tidak memerlukan seorang pemimpin. yang bangsa dan generasi ini butuhkan iayal seorang BAPA. di hari-hari terakhir ini banyak sekali yang mulai kehilangan figur seorang bapa, seorang bapa yang selalu ada untuk anaknya, membimbing dan mendampingi anaknya, bahan seorang bapa yang dapat menjadi seorang sahabat dan penasehat bagi anaknya. itulah yang sebenarnya bangsa dan generasi ini butuhkan.

pertanyaan kita pemimpin yang seperti apa? hanya kita pribadi yang dapat mengerti kita pemimpin seperti apa. saya berdoa supaya setiap kita dapat menjadi bapa bukan lagi pemimpin. karena saat kita dapat menjadi figur seorang bapa seperti bapa di surga saya sangat yakin akan ada suatu kegerakan dan pemulihan besar yang akan melanda bangsa dan generasi ini.
seperti yang di katakan firman Tuhan kalau hati bapa-bapa akan berbalik kepada anak-anaknya.

Kamis, 04 Oktober 2012

A traditional Jewish wedding


Pernikahan tradisional Yahudi dipenuh ritual yang bermakna, melambangkan keindahan hubungan suami dan istri, serta kewajiban mereka satu sama lain dan kepada orang-orang Yahudi.

Panduan berikut menjelaskan keindahan dan sukacita dari tradisi pernikahan Yahudi.

Hari Pernikahan

Para hari pernikahan, hari terindah dan paling suci dari kehidupan seseorang. Hari ini dianggap sebagai Yom Kippur pribadi untuk Chatan (mempelai  laki-laki) dan kallah (pengantin wanita), untuk hari ini semua kesalahan masa lalu mereka diampuni karena mereka bergabung menjadi jiwa, baru yang lengkap.
Seperti pada Yom Kippur, baik Chatan dan kallah (dalam hal ini, dari subuh sampai setelah selesainya upacara pernikahan).  pada upacara tersebut, Chatan yang memakai Kittel, jubah putih tradisional yang dikenakan pada saat Yom Kippur.

[Sefardim tidak memiliki kebiasaan untuk berpuasa dan memakai Kittel.]

Kabbalat Panim

Ini adalah adat untuk Chatan dan kallah tidak melihat satu sama lain selama satu minggu sebelum pernikahan. Hal ini meningkatkan antisipasi dan kegembiraan acara. Oleh karena itu, sebelum upacara pernikahan, Chatan dan kallah menyambut tamu terpisah. Ini disebut "Kabbalat Panim."
Mengibaratkan tradisi Yahudi pasangan untuk Ratu dan Raja. The kallah akan duduk di atas "takhta" untuk menerima tamunya, sementara Chatan ini dikelilingi oleh tamu yang menyanyi dan bersulang dia.
Pada saat ini ada tradisi Ashkenazi untuk ibu dari pengantin wanita dan ibu dari pengantin laki-laki untuk berdiri bersama-sama dan memecahkan piring. Alasannya adalah untuk menunjukkan keseriusan komitmen - seperti piring tidak pernah dapat sepenuhnya diperbaiki, demikian juga hubungan yang rusak tidak dapat sepenuhnya diperbaiki.

Badeken

Selanjutnya muncul badeken, kerudung bagi kallah oleh Chatan tersebut. Jilbab melambangkan gagasan kesopanan dan menyampaikan pelajaran bahwa penampilan fisik namun menarik mungkin, jiwa dan karakter adalah hal yang terpenting. Hal ini mengingatkan Ribkha menutupi wajahnya sebelum menikah Ishak (Kejadian 29.).
Kebiasaan Ashkenazi adalah bahwa Chatan, ditemani oleh keluarga dan teman-teman, hasil untuk tempat kallah duduk dan menempatkan jilbab menutupi wajahnya. Ini menandakan komitmen pengantin pria untuk pakaian dan melindungi istrinya.

Chuppah - TUDUNG BARU. KEKUDUSAN

Upacara pernikahan berlangsung di bawah chuppah (kanopi), simbol dari rumah bahwa pasangan baru akan membangun bersama-sama. Hal ini terbuka pada semua sisi, sama seperti Abraham dan Sarah memiliki tenda mereka membuka semua sisi untuk menyambut orang-orang dengan keramahan  tanpa syarat.

Kebiasaan Ashkenazi adalah memiliki upacara chuppah luar di bawah bintang-bintang, sebagai tanda berkat yang diberikan oleh Allah kepada Abraham, bahwa anak-anaknya akan menjadi "seperti bintang di langit" (Kejadian 15:5). Sefardim umumnya memiliki ruangan chuppah.
Kebiasaan Ashkenazi adalah bahwa Chatan dan kallah tidak memakai perhiasan saat ada di bawah chuppah (kanopi pernikahan). Komitmen bersama mereka didasarkan pada siapa mereka sebagai manusia, bukan pada setiap harta benda.

The kallah mengikuti Chatan, dan keduanya biasanya diantar ke chuppah dengan set masing-masing orang tua.
Di bawah chuppah, kebiasaan Ashkenazi adalah bahwa kallah melingkari Chatan tujuh kali. Sama seperti dunia dibangun dalam tujuh hari, kallah adalah kiasan membangun dinding dunia baru pasangan itu bersama-sama. Angka tujuh juga melambangkan keutuhan dan kelengkapan bahwa mereka tidak dapat terpisah.

The kallah kemudian mengendap di kanan sisi Chatan itu.

[Pada titik ini, kebiasaan Sefardic adalah bahwa Chatan tersebut mengatakan She'hecheyanu berkah atas tallit baru, dan memiliki diingat bahwa berkat juga terjadi di pernikahan. Tallit tersebut kemudian dipegang oleh empat pemuda di atas kepala Chatan dan kallah.]

Berkah pertunangan (Kiddushin)
CUP OF WINE . KEMANISAN DAN CINTA 

Dua cangkir anggur yang digunakan dalam upacara pernikahan. Cangkir pertama menyertai berkat pertunangannya, dibacakan oleh rabi tersebut. Setelah ini dibacakan, beberapa minuman dari cangkir.
Anggur, simbol sukacita dalam tradisi Yahudi, dikaitkan dengan Kiddush, doa pengudusan dibacakan pada Sabat dan festival. Pernikahan, disebut Kiddushin, adalah pengudusan pria dan wanita sama lain.



Pemberian Ring - EVERLASTING LOVE, LOYALTY (KESETIAAN)

Dalam hukum Yahudi, pernikahan menjadi resmi ketika Chatan memberikan sesuatu yg berharga ke kallah. Hal ini secara tradisional dilakukan dengan sebuah cincin. Cincin harus terbuat dari emas polos, tanpa cacat atau ornamen (batu misalnya) - seperti diharapkan bahwa pernikahan akan menjadi salah satu dari keindahan sederhana.

Chatan sekarang mengambil cincin kawin di tangannya, dan dalam pandangan yang jelas dari dua orang saksi, menyatakan kepada kallah, "Sesungguhnya, engkau ditunangkan kepada saya dengan cincin ini, menurut hukum Musa dan Israel." Ia kemudian menempatkan cincin di jari telunjuk tangan kanan pengantin wanita. Menurut hukum Yahudi, ini adalah momen sentral dari upacara pernikahan, dan pada saat ini pasangan sepenuhnya menikah.

Jika kallah juga ingin memberikan cincin ke Chatan, ini hanya dilakukan setelah itu, tidak berada di bawah chuppah tersebut. Hal ini untuk mencegah kebingungan untuk apa yang merupakan perkawinan yang sebenarnya, seperti yang ditentukan oleh Taurat.

Ketubah (Kontrak Perkawinan)

Sekarang datang pembacaan ketubah (kontrak pernikahan) dalam teks bahasa Aram yang asli. Ketubah menguraikan tanggung jawab berbagai Chatan ini - untuk memberikan istrinya dengan makanan, tempat tinggal dan pakaian, dan menjadi memperhatikan kebutuhan emosionalnya. Melindungi hak-hak seorang istri Yahudi sangat penting bahwa pernikahan tidak boleh solemnized sampai kontrak telah selesai.

Dokumen ini ditandatangani oleh dua orang saksi, dan memiliki berdiri dari perjanjian yang mengikat secara hukum. Ketubah adalah milik kallah dan dia harus memiliki akses ke sana sepanjang pernikahan mereka. Hal ini sering ditulis di tengah-tengah karya seni yang indah, yang akan dibingkai dan dipajang di rumah.
Pembacaan ketubah bertindak sebagai istirahat antara bagian pertama dari upacara - Kiddushin("pertunangan"), dan bagian akhir - Nissuin ("pernikahan").    

SHEVA B’RACHOT - 7 BERKAT , UCAPAN SYUKUR DAN SYAFAAT UNTUK BANGSA

Tujuh Berkat ( Sheva Brachot ) kini dibacakan atas gelas anggur kedua. Tema ini berkat menghubungkan Chatan dan kallah iman kita kepada Tuhan sebagai Pencipta dunia, pemberi sukacita dan cinta, dan Penebus utama rakyat kita.
Berkat ini dibacakan oleh rabi atau orang lain bahwa keluarga ingin menghormati.
Pada akhir dari tujuh berkat, yang Chatan dan kallah lagi minum anggur.

Memecahkan  Glass

Gelas kini ditempatkan di lantai, dan Chatan yang menghancurkan itu dengan kakinya. Ini berfungsi sebagai ungkapan kesedihan pada penghancuran Bait Suci di Yerusalem, dan mengidentifikasi pasangan dengan tujuan spiritual dan nasional bangsa Yahudi. Seorang Yahudi, bahkan pada saat sukacita terbesar, adalah sadar perintah Pemazmur untuk "mengatur Yerusalem atas sukacita tertinggi baginya."

Dalam kebahagiaan, beberapa menjelaskan bahwa ini adalah terakhir kali pengantin pria sampai ke "meletakkan kaki ke bawah."

(Di Israel, kebiasaan Ashkenazi adalah bahwa kacanya pecah sebelumnya, sebelum pembacaan ketubah yang Sefardim selalu memecahkan kaca di akhir upacara, bahkan di Israel..)

Ini menandai akhir upacara. Dengan teriakan "Mazel Tov," kata Chatan dan kallah kemudian diberi sambutan antusias dari para tamu saat mereka meninggalkan chuppah bersama-sama.

Yichud - ALONE TOGETHER . KEINTIMAN


Pasangan itu kemudian diantar ke "kamar yichud" dan dibiarkan selama beberapa menit.Saat-saat pengasingan menandakan status baru mereka hidup bersama sebagai suami dan istri.
Sejak pasangan telah berpuasa sejak pagi, pada saat ini mereka juga akan memiliki sesuatu untuk dimakan.
[Sefardim tidak memiliki kebiasaan ruang yichud, sedangkan Chatan dan kallah segera melanjutkan ke aula pernikahan setelah upacara chuppah.]

The Meal Ajar (seudah)


Ini adalah mitzvah untuk para tamu untuk membawa Simcha (joy) ke Chatan dan kallah pada hari pernikahan mereka. Ada banyak musik dan menari sebagai tamu merayakan dengan pasangan baru, beberapa tamu menghibur dengan prestasi juggling dan akrobat.
Setelah makan, Birkat Hamazon (Grace Setelah Makan) dibacakan, dan Brachot Sheva akan diulang.
Selama seminggu setelah pernikahan, itu adalah adat untuk teman-teman dan kerabat untuk menjadi tuan rumah makan meriah untuk menghormati Chatan dan kallah. Ini disebut minggu Sheva Brachot, mengacu pada berkah tersebut pada akhir dari masing-masing makanan meriah.
Jika kedua pengantin yang menikah untuk kedua kalinya, sheva brachot dibacakan hanya pada malam pernikahan. The Bracha lalu, Asher Bara, dapat dibacakan selama tiga hari.