Jumat, 24 Desember 2010

Natal

Natal....
hari yang selalu ditunggu oleh banyak orang bahkan untuk anak-anak mereka sangat senang ketika menyambut natal tiba, karena mereka berfikir akan mendapat hadiah dan makanan yang enak-enak.
tapi banyak sekali di antara kita yang tidak mengerti ap arti natal sesungguhnya. sadar atau tidak 2010 tahun yang lalu telah lahir seorang bayi yang akan mengubah seluruh dunia, bahkan kelahirannya sudah dinubuatkan jauh sebelum Ia lahir.kita semua tahu persis siapa bayi itu, bayi yang datang ke dunia hanya untuk menebus setiap dosa umat manusia. dan untuk memulihkan hubungan manusia dengan Bapa.


Kali ini kita akan melihat akan persembahan 3 orang majus yaitu Emas, Kemenyan, dan Mur.
Emas, emas dipersembahkan karena mereka mengetahui dengan pasti Yesus satu-satunya yang akan menjadi Raja Agung atas dunia ini.
Kemenyan, kemenyan diberikan karena mereka juga mengetahui bahwa Yesus yang akan menjadi Imam Agung dan akan membuat pendamaian untuk setiap manusia.
tetapi persembahan yang satu ini sudah banyak di selewengkan oleh dunia sehingga sering kali qt sebagai anak Tuhan malah beranggapan kalau kemenyan itu identik dengan kuasa-kuasa kegelapan, padahal kalau kita melihat kembali ke Firman Tuhan kita akan banyak melihat kalau kemenyan salah satu yang Tuhan suka.
Mur, Mur mereka mempersembahkanny karena mereka mengetahui bahwa Yesus yang kelak akan mati dan menebus dosa umat manusia.

Biarlah pada malam natal ini kita dapat merenungkan kembali apa yang sudah Ia kerjakan untuk setiap kita, dan biar mulai malam ini juga kita lebih lagi mengagungkan Dia sebagai Raja segala Raja, sampai pemerintahan, otoritas, dan kuasaNya makin nyata untuk kita, keluarga kita, gereja kita, kota kita, dan atas Indonesia tercinta....
be bless - henz prinz

SELAMAT  HARI NATAL....
GBU ALL...

Sabtu, 18 Desember 2010

True Sacrifice

Sacrifice? Apa yang terfikir dalam benak kita tentang kata tersebut? setiap orang dapat memiliki pola fikir sendiri tentang korban. tp kali ini kita akan sama-sama belajar bagaimana korban atau perssembahan yang benar. bahkan bukan hanya benar tapi yang berkenan dan sempurna di mata-Nya.

Rom 12:2  Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. 

ayat tersebut berkata kalu kita jangan menjadi serupa dengan dunia tapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, hal ini di maksudkan agar kita dapat merubah setiap pola pikir kita yang lama terutama dalam hal memberikan korban. karena saat kita mulai dapat membuka pola pikir kita Tuhan akan mulai membawa kita ke next level sehingga kita dapat  mengerti apa yang baik, yang berkenan, bahkan yang sempuna.
baik, berkenan, dan sempurna itu semua sebenarnya berbicara mengenai tolak ukur seseorang. apa yang kita anggap baik belum tentu orang lain akan beranggapan yang sama.

untuk kita dapat mengerti hal tersebut dasarnya ialah hati kita yang menjadi tolak ukur. contoh: saat kita datang dalam sebuah ibadah dan waktu persembahan di dalam dompet hanya ada 2 lembar mata uang ada 1000 dan 100,000. pertanyaan saya ialah mana yang akan kita berikan? 1000? atau 100,000?
seorang hamba Tuhan pernah berkata demikian "saat kita memberikan sebuah persembahan persembahan tersebut harus dapat menyentuh bahkan menyayat hati kita, karna saat sebuah persembahan tidak pernah menyentuh hati kita sama sekali jangan pernah berharap itu akan menyentuh hatinya Tuhan"
saat saya mendengar perkataan tersebut itu benar-benar terjadi pertentangan yang hebat dalam diri saya. tapi saya tahu persis itu yang Tuhan mau, jadi saya pun belajar untuk selalu memberikan yang terbaik. yang terbaik tidak selalu bicara barang-barang mahal dan mewah. ingat apa yang Tuhan Yesus ajarkan kepada setiap kita dalam Markus 12.41-44.

Mar 12:41  Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar. 
Mar 12:42  Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit. 
Mar 12:43  Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan. 
Mar 12:44  Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya." 


ayat itu jelas menggambarkan barang-barang mewah belum tentu yang terbaik yang Tuhan suka, tetapi kita kembali berbalik pada sikap hati kita saat membawa korban kepada Tuhan.

Tuhan tidak pernah melihat berapa yang akan kita persembahkan tetapi Ia selalu melihat sikap hati dan motifasi kita dalam memberikan korban. satu hal yang harus sama-sama kita renungkan Ia Tuhan yang tidak pernah mau berhutang. jadi saat ada anak-anakNya datang dan memberikan yang terbaik Ia akan memberikan yang jauh lebih baik dari apa yang pernah kita bayangkan bahkan pikirkan.
Be Bless - Henz Prinz

Jumat, 17 Desember 2010

All Abouth Him.

Col 1:16  karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.



                Setiap kita ada didunia ini pasti memiliki impian masing-masing yang akan kita capai, walau ada beberapa orang yang tidak berani untuk memiliki impian. Sebenarnya itu semua dikarenakan pola piker atau cara pandang kita yang salah. Saat kita tidak berani memiliki impian kita tak ada bedanya dengan hamba yang diberi satu talenta yang hanya mengubur talenta tersebut sampai tuannya datang. Dengan memiliki impian itu akan memacu kita untuk bertidak lebih dari apa yang sekarang. Dengan begitu kita akan dapat mengembangkan setiap talenta yang sudah Tuhan berikan pada setiap kita.
Dalam sebuah filem yang saya lihat ada satu adegan yang sangat menyentuh hati saya dan benar-benar mengobarkan kembali semangat saya dalam filem itu dikisahkan ada seorang pelatih football yang menantang salah satu anak didiknya untuk dapat memberikan yang terbaik dia diharuskan berjalan merangkak di lapangan dengan mengakat beban yang cukup berat dengan mata yang ditutup dan ia pun mulai berjalan dan berjalan langkah demi langkah sampai akhirnya dengat sangat keras ia terjatuh karena sudah tidak sanggup lagi tapi saat penutup matanya di buka dia pun keget karena dia dapat berjalan sampai akhir lapangan padahal diawal ia hanya berkata aku hanya mampu 50 yard tapi ternyata dengan mata yang tertutup ia mampu sampai di garis akhir lapangan tersebut.
Kita pun seringkali seperti itu Tuhan menugaskan kita untuk kita dapat menyelesaikan tugas-tugas yang Ia berikan tapi kita selalu berkata kalau kita tidak sanggup. Padahal Tuhan tahu persis seberapa kemampuan kita untuk menyelesaikannya karena sebenarnya Dia sendirilah yang menaruh kemampuan dan memampukan kita. Dia melakukan itu semua semata-mata hanya untuk Dia. Karena segalanya ialah dari Dia dan untuk Dia.

Jangan pernah menyerah apapun keadaan kita tetap focus padaNya dan kita akan melihat anugrahNya yang begitu luar biasa terjadi dalam hidup kita.
Be Bless…-Henz Prinz

Alat - Alat Perang

Tarian perang » Tarian untuk mengikat kuasa-kuasa kegelapan, mengusir roh-roh jahat, membangun tembok, menduduki kota, mengalahkan musuh, memukul mundur lawan, membalikkan keadaan. Kembalilah, kembalilah, ya gadis Sulam, kembalilah, kembalilah, supaya kami dapat melihat engkau! Mengapa kamu senang melihat gadis Sulam itu seperti melihat tari-tarian perang? (Kidung Agung 6:13) TUHAN itu pahlawan perang; TUHAN, itulah nama-Nya. (Keluaran 15:3) Dalam peperangan rohani kita menggunakan senjata-senjata. Senjata yang Tuhan berikan bukanlah senjata duniawi, tetapi senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah. Karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. (2 Korintus 10:4) Tubuh kita adalah senjata kebenaran. Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran. (Roma 6:13) Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis. Sebab itu ambillah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat mengadakan perlawanan pada hari yang jahat itu dan tetap berdiri, sesudah kamu menyelesaikan segala sesuatu. (Efesus 6:11,13) 


Arti-arti Senjata dalam Tarian Profetik 
1. Tongkat» Pukullah tongkatmu maka terbelahlah lautan kesusahan
  • Lambang otoritas (Kejadian 49:10) 
  • Membuat tanda-tanda mujizat (Keluaran 4:17) 
  • Untuk berperang (Keluaran 17:9) 
  • Menguduskan persembahan bagi Tuhan (Imamat 27:32) 
  • Menggali sumur dan kekayaan bangsa-bangsa (Bilangan 21:17) 
  • Meremukkan pelipis-pelipis dan menghancurkan musuh (Bilangan 24:17) 
  • Menewaskan musuh (Hakim-hakim 3:31) 
  • Pujian/ucapan syukur -Yehuda- merupakan tongkat Kerajaan (Mazmur 108:8) 
  • Memerintah di antara musuh-musuh. (Mazmur 110:2) 
  • Mendidik (Mazmur 22:15) 
  • Mendatangkan hikmat (Mazmur 29:15) 
  • Menghancurkan lawan (Yesaya 30:32) 
  • Membawa masuk kepada kebenaran (Yehezkiel 20:37, Ibrani 1:8) 
  • Lambang penggembalaan (Zakharia 11:7) 
2. Bokor/bejana » Kemampuan menangkap hadirat Tuhan
  • Mentahirkan (Bilangan 7:61, 84) 
  • Wangi-wangian bagi Tuhan (Keluaran 30:7, 40:27, 2 Tawarikh 2:4, Amsal 27:9) 
3. Selendang » Jubah urapan dalam kehidupan
  • Anugerah (Yakobus 1:17, Mazmur 5:13) 
  • Mengumpulkan berkat (Ruth 3:15) 
  • Membebat yang terluka (Ayub 5:18) 
  • Jubah (Yesaya 61:10) 
4. Twirling » Aaliran atmosfir surga memberi semangat kegerakan yang tidak terhentikan
  • Pesta (Kidung Agung 2:4) 
  • Sepakat (1 Samuel 14:7) 
  • Urapan yang mengalir (Mazmur 133:2) 
  • Membangun suasana (Mazmur 30:12) 
5. Kipas » Pembangkit semangat
  • Mengobarkan karunia, kemurnian, dll (2 Timotius 1:6) 
  • Menyala-nyala dan pembangkit semangat (Roma 12:11) 
6. Flower Rings/Ring Api » Lingkupan kuasaNya
  • Unity (Mazmur 133:1-3) 
  • Meterai (Kejadian 41:42) 
  • Perjanjian Tuhan (Kejadian 9:13) 
  • Perjanjian yang baru (Lukas 15:22) 
  • Lidah api lambang Roh Kudus, api kegerakan, api cinta, api lawatan. (Kidung Agung 8:6) 
7. Tambourine, » Pecahkan semua rencana iblis dengan suara gemerincingmu.
  • Membuka jalan bagi nubuatan(1 Samuel 10:5) 
  • Kemenangan (1 Samuel 18:6) 
  • Menari sekuat tenaga (2 Samuel 6:5, 1 Tawarikh 13:8, Ayub 21:12, Mazmur 68:25, 81:2) 
  • Bermazmur (Mazmur 149:3, 150:4) 
  • Berperang dan mengacaukan musuh (Yesaya 30:32) 
  • Mengembalikan tarian yang dibawa jatuh oleh Lucifer (Yeremia 31:4) 
8. Bunga » Hati yang bermekaran memuji Tuhan
  • Menggambarkan kandil, lambang kegerakan dan lawatan (Keluaran 25:33 dan 34, 37:19-20) 
  • Keharuman (1 Raja-raja 6:29, 6:32) 
  • Lambang cinta (Kidung Agung 2:1) 
9. Baskom pembasuhan » Kerendahan hati dan hati hamba
  • Hati hamba dan kerendahan hati (Mazmur 22:26, Yesaya 57:15) 
10. Pedang dan perisai Pedang. 
Angkatlah pedangmu! Koyakkan selubung, kalahkan musuh, pancung kepala raksasa, rebut kota demi kota, hai Pahlawan Tuhan! Dikatakan bahwa kerub mempunyai pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, yaitu Firman Tuhan, api Roh Kudus, kuasa yang ajaib, kebangkitan yang besar, gelora cinta. (Kejadian 3:24)
  • Mengalahkan musuh (Keluaran 17:13, Imamat 26:8) 
  • Merebut suatu daerah dan menduduki kota (Kejadian 48:22, Yosua 10:30) 
  • Mengacaukan musuh (Hakim-hakim 4:15) 
  • Memancung kepala raksasa (1 Samuel 17:51) 
  • Apapun yang kelihatannya biasa dalam hidup kita kalau ditempa akan jadi senjata rohani yang luar biasa. Dalam kelemahan kita, kita akan berkata bahwa aku ini pahlawan. (Yoel 3:10) 
  • Menembus jiwa untuk menyingkapkan selubung dapam hidup kita (Lukas 2:34-35) 
  • Ada harga yang harus dibayar (Lukas 22:36) 
  • Firman Tuhan adalah pedang bermata dua (Wahyu 1:16, 2:12) 
Perisai Pergunakanlah perisai iman yang akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat. KesetiaanNya ialah perisai dan pagar tembok.
  • Pertolongan Tuhan (Ulangan 33:29) 
  • Perlindungan (2Samuel 22:31) 
  • Keselamatan (2 Samuel 22:36) 
  • Formasi perisai yang digambarkan lewat punggung buaya (Ayub 41:16) 
  • Untuk bertempur. (Yeremia 46:3) 
  • Iman, memadamkan panah api dari si jahat (Efesus 6:16) 
11. Banner. » Angkatlah panji-panjiMu! Masuki peperangan dan kegerakan pasukan Allah yang kuat.
  • Jehovah Nissi. Peperangan bicara tentang mezbah, meletakkan korban. (Keluaran 7:15) 
  • Untuk peperangan (Keluaran 17:16) 
  • Identitas (Bilangan 1:52) 
  • Memanggil jiwa, mengumpulkan orang-orang yang terbuang (Yesaya 5:26, 11:12) 
  • Membuka dan mempersiapkan jalan (Yesaya 62:10) 
  • Memperingatkan rakyat (Yeremia 4:21) 
  • Waktu kita mengangkat panji kita sedang meninggikan nama Tuhan yang akan menarik banyak orang datang kepadaNya. (Mazmur 20:5) 
  • Berlindung terhadap panah (Mazmur 60:4) 
12. Arrow (Anak Panah) » Begitu cepat dan tajam, tepat pada sasaran. Inilah anak panah kemenangan.
  • Percepatan (Zakharia 9:14) 
  • Ketajaman (Mazmur 45:6) 
  • Ketepatan/Ketajaman (Yesaya 49:2)

    Fakta Alkitab Tentang Panji-panji


    Dalam perjanjian Lama seringkali Banner / Panji-Panji digunakan sebagai Identitas. Bahkan dapat juga sebagai Simbol Iman Dalam Peperangan Rohani. Banyak juga dari anak-anak Tuhan Yang Menggunakan Banner / Panji-Panji untuk meninggikan dan mendeklarasikan nama Tuhan dalam peperangan Rohani.
    • Keluaran 17:15 - Lalu Musa mendirikan sebuah mezbah dan menamainya: "Tuhanlah panji-panjiku!" 
    • Mazmur 20:5 - Kami mau bersorak-sorai tentang kemenanganmu dan mengangkat panji-panji demi nama Allah kita; kiranya TUHAN memenuhi segala permintaanmu 
    • Kidung Agung 2:4 - dan panjinya di atasku adalah cinta. 
    • Mazmur 20:3-5 Kiranya diingat-Nya segala korban persembahanmu, dan disukai-Nya korban bakaranmu. Sela Kiranya diberikan-Nya kepadamu apa yang kaukehendaki dan dijadikan-Nya berhasil apa yang kaurancangkan. Kami mau bersorak-sorai tentang kemenanganmu dan mengangkat panji-panji demi nama Allah kita; kiranya TUHAN memenuhi segala permintaanmu. 
    • Yeramia 51:27 Angkatlah panji-panji di bumi, tiuplah sangkakala di antara bangsa-bangsa, persiapkanlah bangsa-bangsa berperang melawan Babel, kerahkanlah kerajaan-kerajaan melawannya--Ararat, Mini dan Askenas--angkatlah seorang panglima melawannya, tampilkanlahkuda seperti kawanan belalang!
    • Yesaya 62:10,11 Berjalanlah, berjalanlah melalui pintu-pintu gerbang, persiapkanlah jalan bagi umat, bukalah, bukalah jalan raya, singkirkanlah batu-batu, tegakkanlah panji-panji untuk bangsa-bangsa! Sebab inilah yang telah diperdengarkan TUHAN sampai ke ujung bumi! Katakanlah kepada puteri Sion: Sesungguhnya, keselamatanmu datang; sesungguhnya, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya. 
    • Yesaya 13:1-4 Ucapan ilahi terhadap Babel yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos. Naikkanlah panji-panji di atas gunung yang gundul, berserulah terhadap mereka dengan suara nyaring; lambaikanlah tangan supaya mereka masuk ke pintu-pintu gerbang para bangsawan! Aku ini telah memerintahkan orang-orang yang Kukuduskan, telah memanggil orang-orang perkasa-Ku untuk melaksanakan hukuman murka-Ku, orang-orang-Ku yang beria-ria dan bangga. Ada suara keramaian di atas gunung-gunung, seperti suara kumpulan orang yang besar jumlahnya! Suara kegaduhan dari kerajaan-kerajaan, dari bangsa-bangsa yang berkumpul! TUHAN semesta alam sedang memeriksa pasukan perang। 
    • Yeremia 50:2 "Beritahukanlah di antara bangsa-bangsa dan kabarkanlah, naikkanlah panji-panji dan kabarkanlah, janganlah sembunyikan, katakanlah: Babel telah direbut, dewa Bel menjadi malu, Merodakh telah terkejut! Berhala-berhalanya menjadi malu, dewa-dewanya yang keji telah terkejut! 
    • Yesaya 5:25b,26 Sekalipun semuanya ini terjadi, murka-Nya belum surut, dan tangan-Nya masih teracung. Ia akan melambaikan panji-panji kepada bangsa yang dari jauh, dan akan bersuit memanggil mereka dari ujung bumi; sesungguhnya mereka akan datang dengan segera, dengan cepat! 
    • Bilangan 2:1-34 Pada tahun yang kedua, pada bulan yang kedua, pada tanggal dua puluh bulan itu, naiklah awan itu dari atas Kemah Suci, tempat hukum Allah Lalu berangkatlah orang Israel dari padang gurun Sinai menurut aturan keberangkatan mereka, kemudian diamlah awan itu di padang gurun Paran Itulah pertama kali mereka berangkat menurut titah TUHAN dengan perantaraan Musa Terdahulu berangkatlah laskar yang di bawah panji-panji bani Yehuda menurut pasukan mereka; yang mengepalai laskar itu ialah Nahason bin Aminadab yang mengepalai laskar suku bani Isakhar ialah Netaneel bin Zuar yang mengepalai laskar suku bani Zebulon ialah Eliab bin Helon Sesudah itu Kemah Suci dibongkar, dan berangkatlah bani Gerson dan bani Merari yang mengangkat Kemah Suci itu Kemudian berangkatlah laskar yang di bawah panji-panji Ruben menurut pasukan mereka; yang mengepalai laskar itu ialah Elizur bin Syedeur yang mengepalai laskar suku bani Simeon ialah Selumiel bin Zurisyadai yang mengepalai laskar suku bani Gad ialah Elyasaf bin Rehuel Sesudah itu berangkatlah orang Kehat, yang mengangkat barang-barang tempat kudus; Kemah Suci sudah dipasang sebelum mereka datang Kemudian berangkatlah laskar yang di bawah panji-panji bani Efraim menurut pasukan mereka yang mengepalai laskar itu ialah Elisama bin Amihud; yang mengepalai laskar suku bani Manasye ialah Gamaliel bin Pedazur yang mengepalai laskar suku bani Benyamin ialah Abidan bin Gideoni Sebagai barisan penutup semua laskar itu berangkatlah laskar yang di bawah panji-panji bani Dan menurut pasukan mereka; yang mengepalai laskar itu ialah Ahiezer bin Amisyadai yang mengepalai laskar suku bani Asyer ialah Pagiel bin Okhran; yang mengepalai laskar suku bani Naftali ialah Ahira bin Enan. Kidung Agung 2:4 Telah dibawanya aku ke rumah pesta, dan panjinya di atasku adalah cinta. 
    • Kidung Agung 6:4,10" Cantik engkau, manisku, seperti kota Tirza, juita seperti Yerusalem, dahsyat seperti bala tentara dengan panji-panjinya. "Siapakah dia yang muncul laksana fajar merekah, indah bagaikan bulan purnama, bercahaya bagaikan surya, dahsyat seperti bala tentara dengan panji-panjinya?" 
    • Yesaya 11:10-12 Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia. Pada waktu itu Tuhan akan mengangkat pula tangan-Nya untuk menebus sisa-sisa umat-Nya yang tertinggal di Asyur dan di Mesir, di Patros, di Etiopia dan di Elam, di Sinear, di Hamat dan di pulau-pulau di laut. Ia akan menaikkan suatu panji-panji bagi bangsa-bangsa, akan mengumpulkan orang-orang Israel yang terbuang, dan akan menghimpunkan orang-orang Yehuda yang terserak dari keempat penjuru bumi. 
    • Yesaya 13:1-4 Ucapan ilahi terhadap Babel yang dinyatakan kepada Yesaya bin Amos. Naikkanlah panji-panji di atas gunung yang gundul, berserulah terhadap mereka dengan suara nyaring; lambaikanlah tangan supaya mereka masuk ke pintu-pintu gerbang para bangsawan! Aku ini telah memerintahkan orang-orang yang Kukuduskan, telah memanggil orang-orang perkasa-Ku untuk melaksanakan hukuman murka-Ku, orang-orang-Ku yang beria-ria dan bangga. Ada suara keramaian di atas gunung-gunung, seperti suara kumpulan orang yang besar jumlahnya! Suarakegaduhan dari kerajaan-kerajaan, dari bangsa-bangsa yang berkumpul! TUHAN semesta alam sedangmemeriksa pasukan perang.

    Sabtu, 11 Desember 2010

    Mezbah & Korban

    Seringkali setiap kita menganggap mezbah dan korban satu hal yang sama... Saya sering bertanya pada beberapa orang tentang mezbah tetapi mereka selalu mendefinisikan sebagai korban. Padahal mezbah dan korban merupakan 2 hal yang berbeda... Mezbah merupakan tempat kita menaruh setiap korban. Tetapi setiap kita harus mengerti dahulu mengapa mezbah dibangun. Sekarang coba kita kembali ke Alkitab, Seringkali kita menjumpai sebuah mezbah dibangun dikarnakan banyak hal. Bisa karna Perjanjian(Nuh), Peringatan, atau suatu titik balik(Yakub). Cotohnya “Waktu Nuh keluar dari bahtra ia langsung mendirikan sebuah mezbah dan memberikan korban dan Tuhan berjanji tidak akan menghukum bumi dengan air bah…” [Kejadian 8.20-21] contoh lainnya ialah Yakub saat Ia bertemu dengan Tuhan secara pribadi di bethel dan namanya diganti menjadi Israel [Kejadian 35.7-11]
    Jadi itulah dasar dibangunnya mezbah. Saat mezbah pertama kali dibangun pastilah sudah ada korban. Dan saat ada korban yang menyukakan hati T maka T sendiri yang akan memberi api untuk membakar korban tersebut.

    Nah sekarang adalah tugas setiap kita. Karena Firman Tuhan berkata kalau kita adalah imam-imamnya Tuhan. Salah satu tugas imam ialah menjaga api yang ada dimezbah agar tidak padam. So ada yang namanya korban pagi dan korban petang itu semua dilakukan untuk menjaga agar api yang ad dimezbah tidak padam. Karena Firman Tuhan berkata tidak boleh ada api asing. Dengan kata lain Tuhan sendirilah yang memberi api. Dalam kehidupan rohani kita tanpa kita sadari beberapa api yang ada sudah mulai padam dan kita mencoba untuk menyalakannya kembali dengan cara kita sendiri, sehingga orang lain melihat diri kita luar biasa padahal api yang ada sudah padam dikarnakan tidak ada lagi korban pada mezbah kehidupan kita.


    So sekarang kita akan bicara juga tentang korban. Apa sih korban atau persembahan? Korban itu pada dasarnya bisa apa pun sesuai dengan yang Tuhan mau. Bisa hobi, kesenangan, pacar, atau apa pun. Seorang hamba Tuhan pernah berkata begini “Satu hal yang harus diperhatikan saat kita memberi korban atau persembahan, saat persembahan atau korban itu tidak pernah menyentuh hati kita sendiri jangan pernah berharap kalau itu akan menyenangkan hati Tuhan” masih ingetkan cerita tentang persembahan janda miskin dalam markus 12? Di situ Yesus berkata kepada murid-muridnya "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan. Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya." Yang Tuhan maksudkan disini bukan karna dia memberikan seluruhnya melainkan janda ini mengerti benar kalau ia harus memberi yang terbaik mungkin buar orang-orang disitu 2 peser tidak berati tapi buat janda ini mungkin itu adalah seluruh nafkahnya hari itu. So kita balik lagi pada pernyataan hamba Tuhan diatas. Oh ya ada satu hal lain yang harus kita ingat saat kita membawa korban. Seoarang Hamba Tuhan dari Australia pernah berkata kepada saya, saat kita membawa setiap korban kita kemezbah hal itu memang sangat menyakitkan, tetapi setiap korban yang kita bawa haruslah kita bawa dengan penuh sukacita sampai kita dapat berkata seperti Raja Daud “Maka aku dapat pergi ke mezbah Allah, menghadap Allah, yang adalah sukacitaku dan kegembiraanku, dan bersyukur kepada-Mu dengan kecapi, ya Allah, ya Allahku!”. Daud berkata datang kemezbah merupakan sucita dan kegembiraannya itu semua dikarenakan Daud terbiasa membawa setiap korbannya dengan penuh sukacita.

    So Apa yang sudah kita buat selama ini? Apakan setiap persembahan kita menyentuh hati kita? Atau setiap persembahan kita tak ada ubahnya dengan memberi kepada pengamen jalanan? Hanya kita sendiri yang tahu apa yang sudah kita lakukan. So mari kita sama-sama belajar untuk memberikan yang terbaik. Be Bless…-Henz Prinz