Kamis, 03 Februari 2011

Kerendahan Hati

Kerendahan hati sering kali di salah artikan, beberapa orang mengatakan untuk kita dapat rendah hati kita harus dapat mengingat setiap dosa-dosa kita, namun sebenarnya itu merupakan sebuah kesalahan. Karena bukan dosa yang membuat setiap kita rendah hati melainkan anugerah. Saat kita ingin mengetahui lebih lagi tentang kerendahan hati kita harus mulai belajar dari Yesus, ia mengajarkan kepada setiap kita untuk bagaimana memiliki kerendahan hati. Setiap kita juga tentu mengetahui kalau dalam segala kemulianNya Yesus sesekali menggambarkan diriNya sebagai seorang hambaseperti yang tertulis dalam kitab matius 23:11.
Saat kita benar-benar mengerti tentang kerendahan hati sebenarnya kerendahan hati itu sendiri yang akn menjadi kemulian setiap kita. Hari-hari ini Tuhan banyak berbicara kepada saya tentang “HINENI”. Hineni adalah suatu bentuk penghambaan yang bukan karena di paksa melainkan karena cintanya akan tuannya.

Tuhan mengingatkan saya tentang sebuah cerita yang pernah saya dengar dalam sebuah ibadah, dalam cerita itu di ceritakan bagai mana seorang hamba yang karena kasih dan cintanya akan tuanny ia sampai mengorbankan nyawanya hanya untuk menghangatkan kaki tuannya.

Tanpa kerendahan hati mustahil kita dapat terbang jauh lebih tinggi dari sekarang, tanpa kerendahan hati setiap apa yang Tuhan berikan hanya akan membuat setiap kita berjatuhan, tanpa kerendahan hati juga akan membuat kita meninggalkan Tuhan pada akhirnya. Disini kita dapat melihat betapa pentingnya kerendahan hati.

Hari-hari ini merupakan hari yang sangat mengerikan untuk beberapa geraja, mengapa? Karna saya banyak sekali melihat pelayan-paleyan Tuhan di beberapa gereja entah dia seorang worship Leader, singer, Penari, atau apa pun bidang pelayanannya mereka mulai kehilangan kerendahan hati dan merasa diri mereka jauh lebih hebat dari jemaat biasa atau pelayan lainnya. Mereka saling berebut untuk menunjukan mereka yang terbaik yang lebih menyedihkan lagi ada yang sampai saling menjatuhan untuk membuat dirinya dapat dilihat orang. Saya sangat sedih ketika saya Hal ini. Seorang pelayan-pelayan Tuhan yang seharusnya melayani dengan penuh kerendahan hati tetapi malah sibuk dengan mencari popularitas dalam gereja.

Saya berdoa supaya setiap kita Tuhan bawa lebih lagi dalam level kerendahan hati yang lebih lagi sampai setiap kita ada di titik HINENI. Dan semuanya bahkan ujungnya setiap apa yang kita lakukan hanya untuk menyenangkan Tuhan dan Tuan kita. Be Bless - Henz Prinz

Tidak ada komentar:

Posting Komentar