Salam Perjuangan,
Hari-hari kedepan bukanlah hari-hari yang mudah, apa lagi saat kita melaluinya jauh dari TUHAN. Hari-hari ini Tuhan mengiatkan saya untuk mulai mengiat dari mana kita diambil, tanpa kita sadari seringkali kita sebenarnya mulai "tidak tau diri" dihadapan Tuhan, yang kita pikirkan hanyalah tentang diri kita sendiri. Kita tidak lagi peduli apa yang menjadi keinginanNya, apa yang menjadi kerinduanNya dan berapa lama Dia menanti kita untuk mulai melakukan banyak hal sesuai dengan kehendakNya.
Tanpa sadar kita mulai menjadi tidak perduli dengan semua itu. Apa lagi saat Tuhan memberikan segala fasilitas yang terbaik bagi hidup setiap kita. Seharusnya setiap fasilitas atau apa pun yang sudah TUHAN berikan pada kita itu membuat kita makin melekat, makin mencintai, dan membuat kita makin mengerti betapa TUHAN sangat mengasihi setiap kita, bukan membuat kita jauh dariNya dan malah berpaling dariNya.
Hari-hari ini pernahkan kita berfikir apa yang Dia mau, apa yang Dia rindukan bagi setiap kita? bagi kota kita? bagi bangsa kita? atau pernahkah kita membayangkan betapa Tuhan merindukan setiap rencanaNya boleh jadi dan tergenapi untuk kita, kota kita bahkan bangsa kita. tapi sering kali kita terlalu sibuk dengan setiap berkat dan fasilitas yang sudah Tuhan beri bagi kita sehingga kita sudah tidak lagi memikirkan hal-hal tersebut.
Hari-hari ini bukan lagi saatnya untuk kita mementingkan diri kita sendiri, tapi ayo kita mulai sadar dan ingat bahwa setiap apa yang ada pada kita saat ini, apa yang sudah kita capai saat ini semua hanya karena DIA dan anugrahNya, jangan sampai TUHAN mengambil semuanya itu dari kita hanya karena kesombongan, kenyamanan, dan ketidak pedulian kita. Saat kita sudah mulai tidak menjadikan TUHAN dalam prioritas utama so bersiaplah untuk kehilangan DIA.
Kita semua tentu ingat apa yang di alami oleh Saul saat Tuhan Tidak lagi mengindahkan dirinya dikarenakan setiap kesombongan dan ketidak peduliannya pada Tuhan.
Saya berdoa supaya setiap kita mulai sadar dan mulai berbalik kembali mencari perkenanNya, dan saat kita di titik tersebut jangan pernah minta hal yang lain selain perkenanan, dan mulai buat komitmen yang baru dan bertobat. Kembali nyalakan api cinta kita, api keintiman kita dengan Dia biar itu semua kembali menyala dan menjadi wangi-wangian dihadapanNya sehingga IA boleh kembali pada setiap kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar