Salam Perjuangan,
Di akhir dari jaman ini kalau kita kembali melihat anak-anak TUHAN dalam gereja banyak sekali keadaan yang sangat menyedihkan. mengapa menyedihkan? di karenakan hari-hari ini banyak sekali anak-anak TUHAN yang kehilangan jati dirinya sebagai seorang penyembah. Saat di dalam gereja mungkin kita masih menemukan orang-orang yang menyembah TUHAN tp apakah benar mereka menyembah? tentunya hanya TUHAN dan diri mereka sendiri yang mengetahuinya, tetapi faktanya untuk kita menyembah saat dalam ibadah gereja memang lah mudah karena hanya mengikuti arahan or bimbingan dari worship leader. Tetapi destini setiap kita bukan hanya berhenti saat kita menyembah dalam gedung gereja. tetapi sampai pada titik di mana setiap kita menjadi seorang penyembah, seorang penyembah yang menyembah dalam roh dan kebenaran.
Saat saya share hal ini pada teman saya dia berkata "menyembah dan penyembah ya sama saja"
tetapi faktanya menyembah dan penyembahan adalah hal yang jauh berbeda. untuk menyembah saya yakin smua orang dapat menyembah tetapi penyembahan tidak semua orang bisa.
menyembah dadalah suatu kegiatan yang dapat di lakukan sewaktu-waktu. tetapi penyembah lebih berbicara soal gaya hidup seseorang, dimana dia memilih untuk menyembah TUHAN dengan segenap hidupnya.
Seorang penyembah dalam dia menyembah TUHAN bukan hanya saat dia di dalam gedung gereja, tetapi seorang penyembah dia akan terus menyembah dalam pekerjaanny, sekolahnya, bahkan seluruh aspek hidupnya itu menyembah Tuhan. Dalam KOLOSE 3.23 di katakan "Apa pun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk TUHAN dan bukan untuk manusia" dengan kata lain saat kita melakukan apa pun saat hati kita tertuju pada TUHAN yang kita lakukan akan menjadi penyembahan kita pada TUHAN.
Saat ini saya berdoa supaya setiap saudara di mana pun kalian berada tidak hanya puas saat saudara dapat menyembah, tetapi saya berdoa setiap saudara mulai mengalami TUHAN secara pribadi dan menjadi penyembah-penyembah yang selalu dapat menyenangkan hati BAPA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar