Salam Kemenangan,
Hari ini saya kembali bersyukur pada TUHAN karena anugrah dan kasihNya saya masih dapat sharing disini. ok langsung saja ya.
Hari-hari ini Tuhan kembali megingatkan saya akan pentingnya sebuah penyembahan, karena tanpa saya sadari dengan setiap kesibukan yang ada saat ini membuat saya sering kali lupa untuk menyembah. Tuhan kembali mengingatkan saya akan kehidupan penyembahan saya beberapa tahun lalu yang akhirnya dapat membawa saya mengalami segala yang luar biasa dalam hidup saya, siang tadi saya tergerak untuk mendengar kotbah seorang hamba Tuhan di YOUTUBE awalnya saya hanya mencari-cari film yang menarik sampai akhirnya muncul sebuah video dengan judul "Penyembahan Itu..." saya cukup penasaran dikarenakan judulnya yang cukup unik dan membuat saya bertanya-tanya sehingga saya putuskan untuk mendengarkannya.
Sampai suatu titik muncul sebuah stetment "menyembah itu mengapa bukan bagaimana" kata-kata tersebut sontak menyentak hati saya, saya kembali di ingatkan banyak di antara kita hanya sibuk memperdebatkan "bagaimana" kita menyembah? atau apa yang kita pakai untuk menyembah? seringkali saat kita melihat beberapa orang ataupun komunitas yang cara menyembahnya tidak sama dengan kita, kita cenderung menghakimi mereka bahkan men"Cap" mereka sesat hanya karena cara mereka menyembah Tuhan tidak sama dengan cara kita. Cukup lama kita selaku gereja dan tubuh Kristus disibukan dengan bagaimana kita menyembah, sampai kita sendiri lupa esensi dasar dari sebuah penyembahan.
Setiap orang yang hidup dalam penyembahan "Worshiper" dia akan tau persis mengapa dia menyembah, dan tidak memusingkan diri dengan bagai mana kita menyembah. Saya sangat sadar betapa besar hidup dalam penyembahan dapat mengubah seluruh masa depan saya. Dengan menyembah dapat mengubah segala kemustahilan menjadi sebuah kepastian, bagi saya menghidupi penyembahan membuat kita berjalan dalam kuasaNya yang supranatural.
Penyembahan / Worship bagi saya itu bukan tentang dimana kita menyembah atau dengan siapa kita menyembah. Banyak diantara kita berfikir kl nyembah itu ya hanya saat di gereja atau saat ibadah, saya katakan itu SALAH BESAR, sekali lagi saya tekankan menyembah itu bukan bicara tempat atau ibadah saja, tp worship is intimacy menyembah adalah sebuah keintiman. Keintiman antara kita dan TUHAN saat berbicara keintiman tentu kita semua mengerti itu berbicara hubungan antara dua pribadi.
Saat kita datang kesebuah resto besar biasanya akan ada seorang pelayan di dekat pintu yang menanyakan kita ingin meja untuk berapa orang? sebagian besar sepasang kekasih tentu akan memilih meja yang hanya untuk dua orang karena mereka mengerti disaat itulah sebuah moment dimana mereka membangun hubungan lebih dalam antara mereka berdua, begitu pula halnya dengar menyembah. Menyembah / Worship ialah sebuah moment di mana hanya ada kita dan Tuhan. sehingga kita dapat mengenalnya jauh lebih dekat dan lebih dalam dari apa yang telah kita kenal selama ini.
Firman Tuhan berkata [ Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.] Tuhan ingin saat kita dalam keadaan terberat sekalipun datanglah padaNya "menyembah" seperti yang saya sendiri alami saat saya dalam hadirat Tuhan dan masuk dalam pelukan KasihNYA yang ajaib itu membuat saya menjadi kembali bersemangat dan dapat kembali melakukan segala pekerjaan dan pelayanan saya dengan lebih powerfull.
Saya berdoa supaya setiap kita tidak akan pernah meninggalkan penyembahan, melainkan menjadikannya sebuah gaya hidup, sehingga hari demi hari kita dapat terus disempurnakan dan menjadi serupa dengan Dia.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar